RSIA Sayang Ibu Dipaksa Berubah Jadi RSUD, Ini yang Akan Didapat
Lokasi proyek RS Sayang Ibu di Balikpapan Barat. -dok/Salsa/ Nomorsatukaltim-
BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Sayang Ibu direncanakan berubah status menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
Perubahan itu muncul dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Balikpapan 2025 di DPRD.
Rencana tersebut bukan sekadar pergantian nama. Ada tekanan regulasi baru dari pemerintah pusat, yang mewajibkan rumah sakit daerah menyesuaikan klasifikasi layanan.
Ketua Panitia Khusus LKPJ DPRD Balikpapan, Andi Arif Agung, mengatakan model rumah sakit khusus seperti RSIA sudah tidak lagi menjadi skema yang dipertahankan.
BACA JUGA:Perumahan Komersial di Balikpapan Disiapkan Wajib Punya Tandon Air Hujan
“Karena berdasarkan aturan kementerian, rumah sakit yang murni khusus seperti rumah sakit ibu dan anak sudah tidak ada lagi. Maka arahnya menjadi rumah sakit umum daerah,” katanya dalam rapat bersama mitra Komisi IV, Rabu 29 April 2026.
Perubahan status itu juga berkaitan dengan izin operasional rumah sakit yang akan habis pada 2027.
Saat proses perpanjangan nanti, rumah sakit disebut harus mengikuti ketentuan terbaru.
“Informasinya izin terakhir sampai 2027. Kalau diperbarui, harus mengikuti aturan baru, yaitu menjadi RSUD,” ucapnya.
BACA JUGA: Rumah Jabatan Wawali Balikpapan Tetap Dibangun Ulang
Namun jalan menuju perubahan itu belum sepenuhnya mulus.
Pembangunan fisik rumah sakit sebelumnya sempat tersendat.
Saat ini sejumlah proses masih dalam pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Inspektorat Kota Balikpapan.
Kondisi itu membuat pemerintah daerah belum bisa bergerak penuh pada pengembangan baru.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
