Jargas Bontang Hampir Rampung, 85,6 Persen dari 10.533 Sambungan Sudah Terpasang
Tampak meter jargas yang baru terpasang di salah satu rumah warga di Kota Bontang, Kalimantan Timur. -(Disway Kaltim/ Michael Fredy Yacob)-
BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Pemasangan jaringan gas (Jargas) di Kota Bontang hampir rampung. Bontang memang mendapatkan kuota pemasangan jargas cukup besar dari Kementerian ESDM.
Dari total 10.533 sambungan rumah tangga (SR) yang diberikan, realisasinya telah mencapai 85,6 persen pada pekan ke-22 progres pemasangan jargas tersebut.
“Kami ingin mempercepat penyelesaiannya. Agar masyarakat dapat merasakan layanan jargas lebih cepat,” kata Kepala Bagian Pengelolaan Sumber Daya Alam (PSDA) Sekretariat Daerah Bontang, Arif Rohman, Selasa, 28 April 2026.
Menurutnya, jargas itu bukan sekadar proyek infrastruktur. Tetapi, menjadi solusi energi rumah tangga yang lebih praktis, aman dan ramah lingkungan jika dibandingkan penggunaan tabung LPG.
BACA JUGA: Pemkot Bontang Dorong SPPG Beralih ke Jargas, Lebih Efisien dan Aman
BACA JUGA: Bontang Lestari Lagi-lagi Tak Dapat Kuota Pemasangan Jargas
Karena, gas dialirkan langsung ke rumah melalui pipa, sehingga warga tidak lagi bergantung pada distribusi tabung gas.
Harga juga stabil. Tidak akan ada lagi permasalahan kelangkaan tabung akibat dugaan penimbunan tabung gas oleh oknum tertentu.
Sebagai salah satu penghasil gas alam terbesar di Indonesia, Bontang dinilai memiliki keunggulan untuk mengoptimalkan pemanfaatan energi tersebut bagi kebutuhan warganya sendiri.
Saat ini, pipa induk Jargas telah menjangkau 14 kelurahan dari total 15 kelurahan di Kota Taman.
BACA JUGA: Tak Mau Antre Dapatkan Tabung LPG, Warga Bontang Lestari Berharap dapat Jargas
BACA JUGA: Program Jargas Kembali Sambangi Samarinda dan Bontang, Jahidin Ingatkan Potensi Kecemburuan Sosial
Tersisa Kelurahan Bontang Lestari yang belum mendapatkan aliran jargas ini. Di sana, terdata ada 4.034 SR yang harus dipasang.
Pemasangan jargas di Bontang dimulai 2011. Menggunakan dana APBN. Secara bertahap, jumlah sambungan terus bertambah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
