Bankaltimtara

Memprihatinkan, Alasan Rumah Jabatan Wawali Dibangun Ulang

Memprihatinkan, Alasan Rumah Jabatan Wawali Dibangun Ulang

Kondisi rumah jabatan Wakil Wali Kota Balikpapan yang mengalami kerusakan di sejumlah bagian, mulai dari plafon jebol, dinding lembab berjamur, hingga retakan bangunan-Salsabila/Disway Kaltim-

BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, memberikan penjelasan langsung terkait polemik rencana pembangunan ulang rumah jabatan wakil wali kota yang ramai diperbincangkan publik.

Ia menegaskan, keputusan pembongkaran bangunan tersebut bukan berasal dari permintaan pribadi, melainkan hasil kajian teknis pemerintah kota setelah kondisi rumah dinilai tidak lagi layak ditempati.

Penjelasan itu disampaikan Bagus untuk merespons beredarnya berbagai opini di media sosial mengenai anggaran rumah jabatan. Menurutnya, informasi perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

"Saya cuma mau menyampaikan supaya jangan terjadi informasi yang simpang siur, terjadi pro kontra yang akhirnya menyesatkan masyarakat," ucap Bagus, pada Rabu 22 April 2026.

BACA JUGA:Dari Pasar hingga Parlemen, Vera Yulianti Bicara soal Beban Nyata 'Kartini Modern'

Ia pun menjelaskan, setelah dilantik dirinya sempat melihat langsung kondisi rumah jabatan dan awalnya menilai bangunan tersebut cukup direnovasi. 

Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim teknis, hasil kajian menunjukkan kerusakan lebih serius dari perkiraan awal.

Menurut Bagus, penilaian dilakukan oleh dinas teknis, yakni Dinas Pekerjaan Umum bersama Bappeda. 

BACA JUGA:Dexlite Naik dan Solar Subsidi Terbatas Bebani Petani Balikpapan Timur

Dari hasil pemeriksaan ditemukan sejumlah persoalan, antara lain patahan pada bagian bangunan, persoalan kesehatan lingkungan rumah, serta pencahayaan yang perlu dibenahi.

"Saya pikir mungkin renovasi cukup, tapi ternyata dengan beberapa struktur teknis yang terjadi ini akhirnya ditetapkan oleh tim teknis harus dibongkar, harus dibangun kembali," sambungnya.

Dokumentasi kondisi bangunan memperlihatkan kerusakan di sejumlah bagian rumah. Pada salah satu kamar, plafon jebol di beberapa titik hingga rangka atap terbuka. 

Bekas rembesan air terlihat pada langit-langit, sementara material plafon yang runtuh berserakan di lantai.

Di ruang tengah, sebagian plafon juga terbuka dan menyisakan rangka kayu serta kabel menggantung. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: