Pertamina Siapkan 5 Strategi Perkuat Ketahanan Nasional Hadapi Gejolak Energi Global
Pertamina Siapkan 5 Strategi Perkuat Ketahanan Nasional Hadapi Gejolak Energi Global-istimewa-
NOMORSATUKALTIM – Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global yang berdampak signifikan terhadap sektor energi, PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmennya untuk menjaga kinerja bisnis sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui lima langkah strategis yang tertuang dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2026, sebagai respons atas dinamika global yang semakin kompleks.
Dilansir dari Disway.id pada Minggu 12 April 2026, Direktur Utama Simon Aloysius Mantiri menyampaikan bahwa di tengah berbagai tantangan global, Pertamina tetap berperan sebagai tulang punggung penyedia energi nasional.
“Namun di tengah semua itu, Pertamina tetap berdiri kokoh menjadi garda terdepan penopang kehidupan masyarakat. Ini menegaskan bahwa Pertamina bukan hanya entitas bisnis, tetapi juga bagian dari solusi bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.
BACA JUGA:Harga Berlangganan YouTube Premium Naik, Pelanggan di AS Sudah Terima Pemberitahuan
Menurut Simon, penyusunan RKAP 2026 mempertimbangkan berbagai faktor eksternal, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah serta tekanan di jalur distribusi energi global seperti Selat Hormuz, yang memicu volatilitas pasokan dan harga energi dunia.
Untuk menghadapi kondisi tersebut, Pertamina menetapkan lima strategi utama. Pertama, memperkuat disiplin biaya secara ketat di seluruh lini operasional guna meningkatkan efisiensi.
Kedua, memastikan operasional perusahaan berjalan lebih andal dan optimal.
Ketiga, menjalankan investasi secara selektif dengan fokus pada proyek-proyek strategis bernilai tambah tinggi.
BACA JUGA:Gowes Surabaya-Jakarta Pakai Jersey Bajol Ijo, Presiden Persebaya Azrul Ananda Disambut Jakmania
Keempat, membangun organisasi yang lebih lincah agar mampu merespons perubahan dengan cepat.
Kelima, mendorong inovasi berkelanjutan sebagai kunci dalam menghadapi dinamika industri energi yang terus berkembang.
Simon menambahkan, kondisi global yang penuh tantangan juga membuka peluang bagi Pertamina untuk meningkatkan kinerja, salah satunya melalui optimalisasi utilisasi kilang serta efisiensi operasional.
Langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan volume penjualan produk energi berkualitas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: disway.id
