Bankaltimtara

Dari Kota Malang, Candyco Kembangkan Kerajinan Rajut Custom dengan Dukungan BRI dan LinkUMKM

Dari Kota Malang, Candyco Kembangkan Kerajinan Rajut Custom dengan Dukungan BRI dan LinkUMKM

Candyco berawal dari hobi merajut yang kemudian berkembang menjadi produsen kerajinan rajut terlaris di Kota Malang.-(Ist./ Dok. Humas BRI)-

MALANG, NOMORSATUKALTIM – Candyco merupakan usaha kerajinan rajut di Kota Malang yang berdiri pada 2020 dan dikenal melalui produk terlaris berupa bunga rajut serta boneka rajut, dengan layanan pesanan custom yang memungkinkan pelanggan memesan produk sesuai referensi dan kebutuhan. 

Didukung 15 tenaga kerja, Candyco memasarkan produk melalui gerai, reseller, marketplace, social commerce, skema B2B, serta pameran dan event, dengan jangkauan pembeli dari pasar lokal hingga antar kota.

Co-Founder Candyco, Adillah Dhianida Khanza mengatakan bahwa pengembangan usaha rajut custom menuntut konsistensi kualitas, kesiapan kapasitas produksi, dan penguatan pengelolaan SDM agar pemenuhan permintaan pelanggan tetap stabil.

Candyco berawal dari hobi merajut yang kemudian berkembang setelah melihat peluang pasar serta mendapat dukungan dari orang-orang terdekat untuk mulai menjual produk rajutan. 

BACA JUGA: Bakpao Gandum RoyalKueID, Pilihan Camilan Praktis yang Tumbuh Bersama Ekosistem Pemberdayaan BRI

Pada tahap awal, penjualan dilakukan melalui marketplace. Karena dijalankan sambil kuliah, usaha ini sempat vakum pada 2022–2023, lalu kembali aktif pada 2024 dan membuka gerai di Kota Malang. 

"Perjalanan hingga mencapai tahap sekarang tidak mudah, terutama dalam beradaptasi terhadap tren pasar serta mengelola SDM agar tetap mampu memenuhi permintaan pelanggan,” ujarnya.

Candyco mengembangkan produk rajut handmade dengan fokus pada bunga rajut dan boneka rajut sebagai produk yang paling diminati pelanggan. Dalam mendukung operasional harian, Candyco menggunakan QRIS BRI untuk memperlancar penerimaan pembayaran dari pelanggan. 

Di sisi pengembangan usaha, LinkUMKM menjadi bagian dari penguatan bisnis Candyco melalui akses ke berbagai program pelatihan dan pendampingan.

BACA JUGA: D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI, Ciptakan Nostalgia Rasa

Adillah mengikuti program Seven Days Challenge yang diselenggarakan oleh LinkUMKM, yakni tantangan terstruktur selama 7 hari yang mengajak pelaku UMKM membuat konten harian dengan pendekatan micro storytelling untuk merangkum perjalanan bisnis dan menyiapkan rencana pengembangan berikutnya. 

“Seru karena kami bisa melakukan rewind dan refleksi atas berbagai hal yang sudah dijalankan selama perjalanan membangun bisnis, sehingga membantu kami menyusun strategi ke depan,” ungkapnya. 

Hingga akhir 2025, LinkUMKM telah dimanfaatkan oleh lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM sebagai sarana pendampingan usaha secara daring, mulai dari peningkatan kapasitas, perluasan pasar, hingga percepatan proses naik kelas. 

LinkUMKM menghadirkan 6 fitur utama yang saling terintegrasi, yakni UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, dan Register NIB, serta didukung lebih dari 750 modul pembelajaran untuk memperkuat soft skill dan hard skill pelaku usaha.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait