Ketegangan Semakin Meningkat, Iran Ancam Serang Destinasi Wisata Dunia
Pemimpin Tertinggi Iran, Iran Mojtaba Khamenei-istimewa-
TEHERAN, NOMORSATUKALTIM - Iran mengancam melakukan serangan dengan sasaran lokasi wisata global seiring ketegangan perang antara Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang semakin meningkat.
Juru bicara militer Iran Abolfazl Shekarchi memperingatkan, bahwa spot wisata dunia akan menjadi target serangan Iran berikutnya.
"Taman, area rekreasi, dan destinasi wisata di berbagai belahan dunia tidak lagi aman bagi pihak yang dianggap sebagai musuh Teheran," ucapnya dikutip dari AP, Jumat, 20 Maret 2026.
Ancaman tersebut muncul di tengah serangan udara intensif yang dilancarkan AS dan Israel terhadap berbagai target strategis Iran.
BACA JUGA: Drone Iran Serang Bandara Internasional Dubai dan Fasilitas Minyak UEA
BACA JUGA: ASN Dilarang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik, Pemprov Kaltim Siapkan Sanksi Tegas
Juru bicara Garda Revolusi, Ali Mohammad Naeini menegaskan, Iran tidak terburu-buru mengakhiri perang dan siap melanjutkan pertempuran hingga lawan kelelahan.
Bahkan, produksi rudal Iran tetap berjalan meski dalam kondisi perang. “Produksi rudal tetap berlangsung bahkan di tengah konflik,” ujarnya.
Namun, tak lama setelah pernyataan itu, media pemerintah Iran melaporkan Ali Mohammad Naeini tewas akibat serangan udara.
Sementara itu, pemimpin tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei menegaskan, bahwa pihak musuh harus kehilangan rasa aman sebagai bagian dari strategi perang.
BACA JUGA: Hujan Beracun Turun Usai Kilang Minyak di Teheran Diserang AS-Israel, Warga Dilarang Keluar Rumah
BACA JUGA: Daya Beli Konsumen Turun, Pengusaha Kuliner di Balikpapan Keluhkan Penurunan Omzet
Situasi semakin memanas setelah Iran meningkatkan serangan terhadap fasilitas energi di kawasan Teluk sebagai balasan atas serangan Israel ke ladang gas South Pars.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: beritasatu
