Harga Lima Komoditas di Bontang Naik, Pemkot Waspadai Potensi Inflasi
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni (kiri) didampingi Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris (dua kiri) saat meninjau pasar Telihan, Selasa 17 Maret 2026.-Michael/Disway Kaltim-
BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Sejumlah komoditas di Bontang mengalami kenaikan harga. Hal itu terungkap saat kunjungan lapangan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dan Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris, Selasa 17 Maret 2026.
Agus Haris mengatakan, beberapa komoditas memang mengalami kenaikan. Hanya saja, tidak terlalu signifikan.
Kondisi itu terjadi menurutnya karena permintaan yang melonjak menjelang hari raya Idulfitri.
“Setiap hari raya keagamaan, pasti kami melakukan tinjauan harga di lapangan. Kali ini, dari dua pasar yang saya dan Bu Wali Kota datangi, kenaikannya masih di ambang batas normal,” katanya, Selasa 17 Maret 2026.
BACA JUGA:120 Kasus Campak Ditemukan di Bontang Sejak Awal Tahun
Dalam kunjungan tersebut, ia menceritakan, Neni Moerniaeni sempat memberi pesan kepada masyarakat untuk tidak memanfaatkan momentum. Jangan melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).
Dari pantauan harga di dua pasar di Kota Taman, ada lima item komoditas yang mengalami kenaikan harga.
Seperti bawang merah dari Rp 45 ribu per kilogram menjadi Rp 50 ribu per kilogram.
Lalu, bawang putih dari Rp 43 ribu per kilogram menjadi Rp 45 ribu per kilogram.
BACA JUGA:Cara Aman Titip Kendaraan Gratis di Bontang saat Mudik Lebaran, Simak Langkahnya
Lalu, cabe rawit dari sebelumnya per kilogram Rp 90 ribu menjadi Rp 120 ribu per kilogram.
Daging sapi kini menjadi Rp 170 ribu per kilogram dan daging ayam yang sebelumnya naik dari Rp 34 ribu per kilogram menjadi Rp 36 ribu per kilogram.
Bahkan, ada juga komoditas mengalami penurunan harga. Yakni cabe keriting.
Sebelumnya harganya Rp 55 ribu per kilogram. Kini menjadi Rp 50 ribu per kilogram.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
