Kutim Deflasi 0,22 Persen, Pemkab Tetap Siapkan Pasar Murah
Salah satu kegiatan pasar murah yang sudah digelar untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.-(Disway Kaltim/ Sakiya)-
KUTAI TIMUR, NOMORSATUKALTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) mencatat tingkat inflasi daerah masih terkendali dengan angka deflasi sebesar 0,22 persen.
Meski demikian, pemerintah tetap menyiapkan program pasar murah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi agar tidak terjadi lonjakan harga bahan pangan di pasaran yang masih berpotensi terjadi menjelang momen hari besar keagamaan.
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman mengatakan pemerintah daerah terus memantau perkembangan harga komoditas di pasar.
BACA JUGA: Ekonomi Kutai Timur Melambat di Angka 1,3 Persen, Bupati Pertanyakan Validitas Data
BACA JUGA: TKD Menurun, Bupati Ardiansyah Minta Bank Daerah Bantu Perkuat Perekonomian Lokal
Pengendalian inflasi juga dilakukan melalui koordinasi lintas perangkat daerah yang berkaitan dengan sektor perdagangan dan pangan.
“Saya sudah perintahkan dinas terkait segera melakukan operasi pasar murah,” ucap Bupati Kutim, di Sangatta, Rabu 11 Maret 2026.
Menurut Ardiansyah, operasi pasar murah menjadi salah satu instrumen yang efektif untuk menjaga daya beli masyarakat. Terutama ketika terdapat indikasi kenaikan harga pada sejumlah bahan pokok dan penting (bapokting).
Selain menyiapkan pasar murah, Pemkab Kutim juga melakukan berbagai strategi lain untuk menjaga stabilitas harga di daerah.
BACA JUGA: Jelang Lebaran Idulfitri, Harga Daging Sapi di Samarinda Naik Signifikan
BACA JUGA: Kabar Gembira! Driver Online Berpeluang Dapat Bonus Lebaran, Minimal 25 Persen dari Pendapatan
Di antaranya memastikan ketersediaan stok bahan pangan, memantau harga secara rutin di pasar tradisional, serta mendorong peningkatan produksi pertanian lokal.
Ardiansyah menegaskan seluruh perangkat daerah harus bersinergi dalam menjaga kestabilan inflasi di Kutai Timur.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
