829 Pelaku Usaha di Paser Gunakan QRIS untuk Digitalisasi Pembayaran
Ilustrasi pembayaran secara digital.-freepik-
PASER, NOMORSATUKALTIM - Pemkab Paser tengah mempercepat transformasi digital di daerah, khususnya pada sektor sistem pembayaran.
Upaya ini dilakukan melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang secara aktif mendorong penggunaan transaksi non-tunai, baik di lingkungan pemerintah daerah maupun di tengah masyarakat.
Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari mengatakan sistem transaksi non-tunai sejalan dengan upaya pemerintah.
Terutama dalam menciptakan tata kelola keuangan yang lebih transparan, efisien, serta mendukung perkembangan ekonomi digital di daerah.
Salah satu bentuk implementasi nyata dari program ini adalah pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), sebagai sistem pembayaran digital yang semakin luas digunakan oleh pelaku usaha.
BACA JUGA:Awasi Aktivitas Balap Liar, Polres Paser Siagakan Personel saat Subuh
Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap transaksi digital, penggunaan QRIS di Paser juga terus mengalami pertumbuhan.
"Hingga akhir Februari 2026, tercatat sebanyak 829 pelaku usaha telah memanfaatkan QRIS sebagai metode pembayaran non-tunai dalam kegiatan usaha mereka," kata Ikhwan Antasari, Selasa 10 Maret 2026.
BACA JUGA:Paser Catat Surplus Beras, Pemkab Siapkan Fasilitas Pengolahan untuk Nilai Tambah Pertanian
Angka ini menunjukkan perkembangan yang cukup positif dalam adopsi sistem pembayaran digital di daerah.
Pelaku usaha yang menggunakan QRIS berasal dari berbagai sektor, mulai dari pedagang kecil, pelaku usaha mikro, toko ritel, hingga pelaku usaha di sektor jasa.
Menurutnya, penerapan QRIS tidak hanya memberikan kemudahan bagi konsumen dalam melakukan pembayaran, tetapi juga membantu pelaku usaha dalam mengelola transaksi secara lebih tertata.
"Dengan sistem pembayaran digital, proses pencatatan keuangan menjadi lebih mudah dan risiko kehilangan uang tunai dapat diminimalisasi," ujarnya.
Selain itu, penggunaan QRIS juga dinilai mampu mendorong inklusi keuangan di masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
