Bankaltimtara

Terjadi Lagi, Seorang Warga Dilaporkan Hilang Terseret Arus Sungai Kandilo

Terjadi Lagi, Seorang Warga Dilaporkan Hilang Terseret Arus Sungai Kandilo

Proses pencarian korban hilang terseret arus di Sungai Kandilo, Desa Songka.-istimeaw-

PASER, NOMORSATUKALTIM - Korban hilang terseret arus di Sungai Kandilo kembali bertambah. Kali ini terjadi di daerah Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser.

Peristiwa serupa sebelumnya terjadi di Desa Busui perairan Sungai Kandilo pada pekan lalu, yang dialami pria bernama Saipullah asal Kalimantan Selatan (Kalsel).

Selang sepekan insiden tersebut kembali terjadi di Desa Songka pada Rabu 12 Februari 2026 sekira pukul 17.30 Wita. Korban terseret arus dialami seorang pria bernama Fitriada (43) asal Kecamatan Barabai, Kalsel, terjadi saat korban pulang dari mendulang emas.

"Korban diduga menyebrangi Sungai Kandilo dengan berenang saat ingin kembali ke lokasi pondok. Diduga korban tenggelam karena lemas, karena pada saat kejadian arus sungai terpantau deras," kata Kapolsek Batu Sopang, Iptu Agus Fahrur Rozi, Kamis 12 Februari 2026.

Berdasarkan kronologi kejadian dari pihak kepolisian, korban bersama rekannya pada saat itu baru saja pulang dari mendulang dengan menyebrang menggunakan kapal.

BACA JUGA:Dinilai Kurang Representatif, SMP Negeri 1 Tanah Grogot Bakal Dibangunkan Gedung Baru

Dalam perjalanan, rekan korban sempat mampir ke sebuah rumah mengantar barang, kemudian saat hendak melanjutkan perjalanan, korban tidak ikut bersama rekannya.

"Rekan korban saat itu menanyakan apakah ikut menyebrang kembali sebelum akhirnya rekannya menyebrang sendiri menggunakan perahu," ujarnya.

Tak jauh dari lokasi kejadian, terdengar teriakan minta tolong dan sempat terlihat bahwa orang tersebut Fitriada. Melihat kejadian rekan korban mencoba melakukan pertolongan namun tidak ditemukan.

BACA JUGA:Lapangan Padel Pertama di Paser Diresmikan, Bupati Dorong Sport Tourism

"Saat mau menolong, mesin perahu rekan korban tidak mau menyala, upaya pertolongan kemudian dibantu teman-temannya menggunakan 3 perahu, tapi tidak ketemu," ungkapnya.

Upaya pencarian telah dimulai pasca kejadian, proses pencarian hari pertama berlangsung hingga pukul 21.29 Wita kemudian dihentikan karena malam.

Saat ini pencarian kembali di lanjutkan sejak pagi yang dibantu oleh tim gabungan dari sejumlah instansi terkait.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: