Baru Tahun Depan Jalan Kampung Timur Dicor, Dinas PUPR Sebut Tunggu APBD Bontang Normal
Kondisi jalan Kampung Timur, Bontang masih berupa tanah, belum pernah diaspal.-Michael Fredy Y/Nomorsatukaltim-
BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Masyarakat di Kampung Timur, RT 1, Kelurahan Kanaan, Bontang harus bersabar. Pasalnya, harapan untuk bisa menikmati jalan aspal, kembali tertunda karena masih menunggu anggaran.
Pemkot Bontang sudah memasukkan perbaikan jalan itu menjadi skala prioritas, namun tetap harus menunggu ketersediaan dana.
Pemkot meminta masyarakat menunggu sampai kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bontang kembali membaik.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bontang, Much Edy Prabowo mengatakan, proyek pembangunan infrastruktur itu sudah memiliki perencanaan yang matang. Jalan itu panjangnya 782 meter dan lebarnya 7 meter.
BACA JUGA: Kalau Hujan Becek, Panas Berdebu: Jalan di Kampung Timur Bontang belum Tersentuh Pembangunan
BACA JUGA: Pemkot Bontang Bersih-Bersih, Cabut Sejumlah Baliho di Pinggir Jalan
“Perencanaannya sudah ada. Total yang akan dibangun itu sudah termasuk bahu jalan. Tapi bukan sekarang pengerjaannya,” kata Edy, saat ditemui di pendopo rumah jabatan (Rujab) Wali Kota Bontang, Selasa 10 Februari 2026.
Defisit anggaran menjadi kendala utama penundaan semenisasi jalan tersebut. Defisit ini dipicu oleh pemangkasan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang berdampak langsung pada kemampuan fiskal daerah.
Akibatnya, proyek pembangunan Jalan Kampung Timur belum dapat dimasukkan dalam APBD 2026. Bahkan, peluang untuk masuk dalam APBD Perubahan pun masih belum bisa dipastikan.
“Untuk waktu pelaksanaannya belum bisa ditentukan. Kami masih melihat perkembangan kondisi APBD ke depan,” jelas Edy.
BACA JUGA: Potret Kelam Narkoba di Bontang, Seorang Anak 15 Tahun Kecanduan Sabu
BACA JUGA: Pembangunan Lapangan Mini Soccer Bontang Dapat Tanggapan Negatif dari Masyarakat
Berdasarkan perhitungan awal, pembangunan jalan tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp8 miliar.
Jalan akan dibangun menggunakan konstruksi cor beton agar lebih kuat dan tahan lama. Mengingat, fungsi jalan sebagai akses vital bagi aktivitas warga.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

