Polres Kutim Beri Layanan Kesehatan Gratis Bagi Warga Korban Banjir
Polres Kutim melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga terdampak banjir.-istimewa-
KUTAI TIMUR, NOMORSATUKALTIM – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) bersinergi dengan Satuan Polisi Perairan (Sat Pol Air) menggelar layanan kesehatan gratis bagi warga terdampak banjir di Gang Ruto, Desa Sangatta Selatan, Kecamatan Sangatta Selatan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Mahakam 2026 yang tidak hanya berfokus pada ketertiban lalu lintas, tetapi juga aksi kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Tim medis Polres Kutim turun langsung ke lokasi permukiman warga dan sistem jemput bola untuk memberikan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, mengingat akses sebagian warga masih terbatas pascabanjir.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto mengatakan, pelayanan kesehatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.
BACA JUGA:Listrik Pulau Miang Padam Usai Disambar Petir, DPRD Kutim Siapkan Dua Opsi Penanganan
“Dalam rangka Operasi Keselamatan Mahakam 2026, kami tidak hanya fokus pada aspek ketertiban, tetapi juga aksi kemanusiaan. Kami ingin memastikan warga terdampak banjir mendapatkan layanan kesehatan yang cepat dan tepat,” ujar Fauzan.
Ia menegaskan bahwa kondisi kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama pascabencana, karena lingkungan lembap berpotensi memicu berbagai penyakit.
“Jangan sampai kondisi fisik warga menurun drastis akibat penyakit penyerta pascabanjir. Karena itu, kami hadir langsung memberikan pelayanan medis,” tambahnya.
Lebih lanjut, AKBP Fauzan berharap kehadiran tim Sidokkes dan Sat Pol Air dapat membantu memulihkan kondisi warga sehingga mereka dapat kembali beraktivitas secara normal.
“Harapannya, layanan ini bisa meringankan beban masyarakat, khususnya warga pesisir di Gang Ruto, agar kesehatan mereka segera pulih,” ucapnya.
BACA JUGA:Kapolres Kutim Salurkan 60 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Banjir Sangatta Selatan
Dalam kegiatan tersebut, tim Sidokkes memberikan layanan komprehensif mulai dari pemeriksaan tekanan darah, suhu tubuh, nadi, respirasi hingga pemeriksaan laboratorium darah sederhana.
Sebanyak 13 warga tercatat menerima pelayanan medis. Mayoritas pasien mengeluhkan gangguan kesehatan yang umum muncul akibat dampak lingkungan pascabanjir.
Hasil pemeriksaan menunjukkan sejumlah warga mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dermatitis atau penyakit kulit, hipertensi, gastritis, reumatik, hingga diabetes melitus.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

