Bankaltimtara

Pria 58 Tahun Meninggal Tertindih Pohon di Kebunnya Sendiri

Pria 58 Tahun Meninggal Tertindih Pohon di Kebunnya Sendiri

Seorang pria berusia 58 tahun ditemukan meninggal dunia setelah tertindih pohon ulin saat menebang di kebun miliknya-istimewa-

KUTIM, NOMORSATUKALTIM - Peristiwa nahas tragis terjadi di Kecamatan Bengalon, Selasa 3 Februari 2026.

Seorang warga dilaporkan meninggal dunia setelah tertindih pohon ulin, saat menebang di kebun miliknya sendiri.

Korban diketahui bernama Jianto (58), warga Desa Tepian Langsat.

Ia menghembuskan napas terakhir di lokasi kejadian akibat luka parah setelah tertimpa batang pohon berukuran besar.

Peristiwa tersebut langsung ditangani oleh jajaran Polsek Bengalon, setelah menerima laporan dari warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut.

BACA JUGA:1.200 Hektare dalam Sengketa, Konflik Agraria di HGU PT BAS Karangan Tak Kunjung Tuntas

Kapolsek Bengalon, AKP Asriadi, menjelaskan bahwa korban berangkat ke kebun sejak pagi bersama istrinya, dengan tujuan membersihkan lahan.

Serta menebang beberapa pohon yang dianggap mengganggu area kebun.

Saat proses penebangan berlangsung, korban menggunakan mesin chainsaw untuk memotong pohon ulin terakhir.

BACA JUGA:Laka Lantas Motor vs Truk Perusahaan di Desa Sekerat Kutim Berakhir 'Damai'

Namun, pada proses tersebut diduga terjadi kesalahan perhitungan arah robohnya pohon sehingga batang pohon justru menimpa korban.

“Korban diduga tertindih batang pohon ulin yang roboh saat proses penebangan menggunakan mesin chainsaw,” ujar AKP Asriadi saat dikonfirmasi, Rabu 4 Februari 2026.

Istri korban yang berada tidak jauh dari lokasi penebangan awalnya tidak menyadari kejadian tersebut.

Dia baru merasa curiga ketika suara mesin chainsaw yang sebelumnya terdengar aktif tiba-tiba terhenti.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: