Bankaltimtara

PMII Samarinda Dorong Penataan Polder Air Hitam Jadi Kawasan Wisata dan Sentra UMKM.

PMII  Samarinda Dorong Penataan Polder Air Hitam Jadi Kawasan Wisata dan Sentra UMKM.

Suasana sekitar Polder Air Hitam Samarinda. Pemerintah akan melakukan penataan para pedagang.-Rahmat Pratama -

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Samarinda mendorong Pemerintah Kota Samarinda untuk segera menata kawasan Polder Hitam agar dapat difungsikan sebagai ruang terbuka hijau, kawasan wisata air, sekaligus sentra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum PC PMII Kota Samarinda, Taufiq Uddin, usai audiensi dengan Wali Kota Samarinda di Balai Kota Samarinda, Jumat (30/1/2026).

Menurut Taufiq, Wali Kota Samarinda telah menyampaikan komitmen penataan Polder Hitam sejak tahun 2021.

Penataan itu mencakup pengembangan taman bermain anak, jalur jogging, serta perluasan ruang terbuka hijau yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

BACA JUGA: Pemancangan Fender Jembatan Mahakam I Dimulai, DPRD Kaltim: Tidak Ada Negosiasi Penabrak Wajib Ganti

“Polder Hitam ini ke depan diarahkan menjadi kawasan wisata air. Namun memang masih terkendala keterbatasan anggaran, sehingga penataan dilakukan secara bertahap,” ujar Taufiq.

Ia menjelaskan, pemerintah kota berencana mengisi kawasan tersebut dengan fasilitas rekreasi seperti taman dan ruang publik yang dikelola secara lebih baik.

Selain itu, pelaku UMKM juga akan diberikan ruang khusus untuk berjualan, namun dengan penataan yang jelas.

“UMKM tetap difasilitasi, tetapi dengan catatan tidak boleh berjualan di atas trotoar maupun bahu jalan karena dapat mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” katanya.

BACA JUGA: Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Samarinda Seberang, Wawali Upayakan Perluas Akses Gang

Taufiq menambahkan, dalam waktu dekat Wali Kota Samarinda bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, camat, hingga lurah akan menggelar rapat internal untuk menentukan lokasi serta jumlah pelaku UMKM yang dapat difasilitasi, khususnya di kawasan sekitar PMI.

“Rencananya mulai hari Senin akan distabilkan kembali. Pemerintah kota akan melakukan audit dan penataan kawasan Polder Hitam, termasuk menentukan zona bagi pelaku UMKM,” ucapnya.

Terkait audiensi lanjutan, Taufiq memastikan tidak ada pertemuan tambahan dalam waktu dekat. Pasalnya, keputusan sementara telah disepakati untuk menunggu hasil rapat internal pemerintah kota.

“Besok seharusnya kawasan ini ditutup, tetapi Pak Wali memberi kelonggaran sampai hari Senin sambil menunggu hasil rapat internal Pemkot,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: