Bankaltimtara

Pemprov Kaltim Klaim Punya Modal Besar Wujudkan Energi Hijau, Tapi Ini Tantangannya

Pemprov Kaltim Klaim Punya Modal Besar Wujudkan Energi Hijau, Tapi Ini Tantangannya

Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud saat menyampaikan sambutannya-Salsabila/Disway Kaltim-

BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Pemprov Kaltim menyebut punya modal besar untuk masuk ke agenda energi hijau dan ekonomi berkelanjutan.

Namun tantangan utama masih terletak pada kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan penguasaan teknologi.

Agar masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton dalam transisi tersebut.

Hal itu disampaikan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud dalam Seminar Nasional Transisi Energi Berkeadilan dan Peluang Green Jobs serta Green Economy di Kalimantan, yang digelar di Universitas Balikpapan, pada Selasa 27 Januari 2026.

BACA JUGA:Kuota Bertambah, Tahun Ini Kaltim Siap Berangkatkan 3.189 Calon Jamaah Haji

Rudy menyebut Kalimantan Timur memiliki potensi energi yang signifikan, baik dari energi terbarukan maupun sumber energi lain yang mendukung agenda transisi hijau nasional.

Salah satunya adalah rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dengan kapasitas sekitar 300 megawatt yang mulai dibangun tahun ini.

Selain itu, Kalimantan Timur juga disebut sebagai salah satu wilayah dengan kontribusi besar terhadap pasokan energi nasional, termasuk dari sektor energi berbasis sumber daya alam yang masih berjalan saat ini.

"Kalimantan Timur memiliki kekuatan energi yang besar dan berkontribusi signifikan terhadap kebutuhan nasional," ujar Rudy dalam sambutannya.

BACA JUGA: Overpass 6 KM 11 Soekarno-Hatta Dipercantik, BBPJN Kaltim Bikin Jalan Nyaman Dilihat

Namun, ia menekankan bahwa besarnya potensi tersebut tidak otomatis menjamin masyarakat daerah memperoleh manfaat maksimal, jika tidak diiringi dengan kesiapan sumber daya manusia dan penguasaan teknologi.

Baginya, agenda transisi energi dan ekonomi hijau tidak hanya berbicara soal pembangunan infrastruktur atau ketersediaan sumber daya.

Namun juga tentang siapa yang terlibat dan siapa yang diuntungkan dari perubahan tersebut.

Ia menegaskan, pemerintah daerah mendorong agar transisi hijau membuka peluang kerja baru yang lebih inklusif, kreatif, dan berkelanjutan, terutama bagi generasi muda di Kaltim.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait