Wagub Kaltim Janji Telusuri Keluhan Mahasiswa ITK soal Pembatalan Beasiswa Gratispol
Wagub Kaltim, Seno Aji-Mayang Sari/ Nomorsatukaltim-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM- Keluhan mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan (ITK) terkait pembatalan bantuan pendidikan Gratispol mencuat di media sosial dan memicu polemik.
Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Seno Aji menyatakan akan menelusuri dugaan pembatalan bantuan yang dialami mahasiswa.
Dia mengatakan, Pemprov Kaltim memiliki program pendidikan gratis sebagai bagian dari kebijakan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Program tersebut mencakup pembiayaan pendidikan bagi masyarakat Kaltim, baik yang menempuh pendidikan di dalam daerah maupun di luar Kaltim.
"Kita sudah memiliki program gratis sekolah, termasuk untuk pendidikan di luar daerah. Ini merupakan komitmen pemerintah dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia Kaltim," ujar Seno Aji, Selasa, 20 Januari 2026.
Namun, dalam pelaksanaannya, muncul keluhan dari sejumlah mahasiswa ITK yang mengaku telah dinyatakan lolos sebagai penerima bantuan pendidikan sejak September 2025.
Mahasiswa tersebut kemudian menerima surat pembatalan pada Januari 2026, sehingga menimbulkan kekecewaan dan kegaduhan di ruang publik.
Keluhan itu semakin ramai setelah salah satu mahasiswa menyampaikannya melalui media sosial dan mengaku merasa "dikerjai" oleh kebijakan yang sebelumnya telah diumumkan.
BACA JUGA: Wagub Kaltim Seno Aji Paparkan Skema Gratispol kepada Mahasiswa UINSI
BACA JUGA: GratisPol Cair Rp44,1 Miliar, 32.853 Mahasiswa Terima Bantuan UKT dari Pemprov Kaltim
Unggahan tersebut menuai perhatian publik dan memunculkan pertanyaan terkait konsistensi pelaksanaan program bantuan pendidikan daerah.
Menanggapi kondisi tersebut, Seno mengaku belum menerima laporan resmi dari tim pengelola Gratispol. Ia menilai, apabila pembatalan benar terjadi tanpa kejelasan yang memadai, maka hal tersebut perlu segera ditelusuri.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

