Bus Sekolah Kutim Segera Beroperasi, Jalur Soekarno-Hatta Jadi Prioritas
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub Kutai Timur, Abdul Muis.-(Disway Kaltim/ Sakiya)-
KUTAI TIMUR, NOMORSATUKALTIM - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tengah mempersiapkan operasional bus sekolah yang ditargetkan mulai berjalan pada tahun ini.
Pada tahap awal, jalur Jalan Soekarno-Hatta ditetapkan sebagai prioritas layanan karena keterbatasan armada yang tersedia.
Kepala Dinas Perhubungan Kutim, melalui Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Abdul Muis menyampaikan bahwa pengadaan bus sekolah baru dilakukan pada akhir tahun lalu. Sehingga masih terdapat sejumlah tahapan yang harus diselesaikan sebelum layanan tersebut resmi dioperasikan.
“Target kita beroperasi tahun ini. Karena pengadaannya baru di akhir tahun kemarin, jadi memang masih ada tahapan-tahapan yang harus kita siapkan,” ujarnya.
BACA JUGA: Anggaran Terbatas, Program Bus Sekolah Ditunda, Dishub Berau Sasar CSR
BACA JUGA: Atasi Macet, Dishub Samarinda Uji Coba Bus Sekolah Mulai Bulan ini
Ia menjelaskan, tahapan paling awal yang menjadi fokus Dishub adalah pelatihan pengemudi.
Menurutnya, kesiapan sopir menjadi faktor penting dalam menjamin keselamatan pelajar yang nantinya menggunakan layanan bus sekolah.
“Dalam waktu dekat ini kita akan training dulu driver-nya, minimal driver-nya harus siap dulu,” katanya.
Selain kesiapan sumber daya manusia, Dishub Kutim juga tengah mematangkan aspek teknis lainnya, termasuk penentuan rute dan lokasi layanan bus sekolah.
BACA JUGA: Tekan Angka Putus Sekolah, Disdikbud Kaltim Bantu Kukar dengan 2 Bus Sekolah
BACA JUGA: Dishub Kukar Pesan 6 Bus Sekolah Lagi, Rendi: Minimalisasi Kecelakaan Pelajar
Dalam proses tersebut, Dishub telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kutai Timur. Hal ini dilakukan karena pengguna bus sekolah nantinya berasal dari berbagai jenjang Pendidikan.
“Kami sudah beberapa kali rapat dengan Dinas Pendidikan, karena yang menggunakan nanti itu murid-murid, baik dari SD, SMP, maupun SMA,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

