Proyek Parkir Rp 5 Miliar di Dermaga Sidayang Tertunda, Lapangan Bola jadi Alternatif
Dermaga Sidayang, Kecamatan Tanjung Batu. -istimewa-
BERAU, NOMORSATUKALTIM – Rencana pembangunan fasilitas parkir di kawasan Dermaga Sidayang, Kecamatan Tanjung Batu belum dapat direalisasikan.
Kebijakan efisiensi anggaran membuat proyek tersebut tertahan. Sementara persoalan keterbatasan lahan parkir di pelabuhan semakin mendesak.
Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, mengatakan kondisi lahan parkir di Dermaga Sidayang saat ini sudah tidak memadai untuk menampung kendaraan pengguna jasa pelabuhan.
“Lahan parkir di pelabuhan sudah tidak tersedia dan kondisinya sangat darurat, sementara kebutuhan parkir terus meningkat,” ujarnya dalam rapat evaluasi beberapa waktu lalu.
BACA JUGA:Bupati Berau Agendakan Renovasi Besar GOR Pemuda Tanjung Redeb di 2027
Ia menjelaskan, pengembangan area parkir di sisi kiri dan kanan pelabuhan sebenarnya telah masuk dalam perencanaan pemerintah daerah.
Namun, adanya kebijakan efisiensi anggaran turut berdampak pada sejumlah paket pekerjaan sehingga terpaksa dibatalkan atau ditunda pelaksanaannya.
BACA JUGA: Anggaran Terbatas, Program Bus Sekolah Ditunda, Dishub Berau Sasar CSR
“Untuk pengembangan Dermaga Sidayang, perencanaannya sudah ada, termasuk pengembangan sisi parkir di kiri dan kanan tapi karena adanya efesiensi anggaran ini terpaksa kita tunda,” jelas Said.
Persoalan keterbatasan parkir tersebut, lanjut Said bahkan telah dibahas sejak akhir tahun lalu melalui rapat lintas organisasi perangkat daerah (OPD) bersama pihak kecamatan setempat.
Sebagai solusi sementara, Pemerintah Kabupaten Berau memanfaatkan lapangan bola di sekitar kawasan pelabuhan sebagai lokasi parkir kendaraan pengunjung dan pengguna jasa penyeberangan.
Namun, Said menegaskan pemanfaatan aset tersebut harus tetap memperhatikan aspek hukum dan regulasi.
BACA JUGA:Eks Kantor Disbudpar Berau Akan Dialihfungsikan Menjadi RTH
“Untuk sementara kita gunakan lapangan bola. Tentu harus kita akomodir agar penggunaan aset itu tidak menimbulkan persoalan hukum, dan regulasinya akan kita susulkan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

