DPRD Kaltim Siapkan Pansus, Penilaian Kinerja Pemprov Menunggu Audit BPK
Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud.-Mayang Sari-Disway Kaltim
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas'ud, menegaskan bahwa pihaknya belum dapat memberikan penilaian terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur saat ini.
Hal tersebut disebabkan belum tersedianya indikator formal yang menjadi dasar evaluasi, seperti Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepala daerah serta hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Kalau ditanya soal penilaian pembangunan sekarang, saya tidak bisa menjawab. Karena memang indikatornya belum ada. LKPJ belum disampaikan, dan BPK juga belum masuk," ujar Hasanuddin Mas'ud belum lama ini.
Ia menjelaskan, DPRD tidak bisa menilai kinerja sebuah pemerintahan secara subjektif.
Penilaian harus dilakukan berdasarkan indikator yang jelas dan terukur, mulai dari kesesuaian visi dan misi kepala daerah dengan realisasi program di lapangan.
"Kalau menilai satu pemerintahan, ada indikatornya. Apakah visi dan misi gubernur tercapai atau tidak. Sekarang belum bisa dinilai karena datanya belum ada," jelasnya.
Selain visi dan misi, DPRD juga akan melihat aspek operasional, khususnya tingkat serapan anggaran.
Menurut Hamas, rendahnya serapan anggaran bisa menjadi sinyal adanya persoalan dalam pelaksanaan pembangunan.
"Kalau serapan anggaran tidak maksimal, berarti ada sesuatu yang harus kita catat dan evaluasi," ujarnya.
Ia menambahkan, indikator strategis lainnya meliputi kemampuan pemerintah daerah dalam menekan angka stunting dan kemiskinan ekstrem yang hingga kini masih menjadi tantangan di Kalimantan Timur.
"Apakah stunting bisa ditekan, kemiskinan ekstrem bisa dikurangi, itu semua nanti kita lihat berdasarkan data," ucapnya.
BACA JUGA:Dorong Penguatan UMKM, Diskoperindag Berau Fasilitasi Perizinan Usaha Secara Gratis
Politikus Partai Golkar ini juga menekankan pentingnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai tolak ukur keberhasilan pembangunan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

