PT Pelayaran Mitra Tujuh Samudera Mulai Kerjakan Perbaikan Dolphin dan Fender Jembatan Mahakam
Proses perbaikan dolphin dan fender Jembatan Mahakam I Samarinda.-istimewa-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM– Hampir 11 bulan setelah insiden tongkang yang menabrak Jembatan Mahakam I pada 16 Februari 2025, akhirnya memulai perbaikan fender.
PT Pelayaran Mitra Tujuh Samudra memastikan pekerjaan fisik perbaikan dolphin dan fender Jembatan Mahakam senilai Rp27,29 miliar akan mulai dilaksanakan pada 9 atau 10 Januari 2026.
Kepastian tersebut disampaikan Direktur PT Pelayaran Mitra Tujuh Samudra, Bagio, dalam rapat bersama DPRD Kaltim serta sejumlah instansi teknis terkait.
Ia menegaskan seluruh tahapan persiapan teknis telah rampung dan proyek kini siap memasuki tahap pemancangan.
BACA JUGA: Perbaikan Fender Jembatan Mahakam I Baru 6,23 Persen, DPRD Minta Pekerjaan Sesuai Kontrak
"Kami pastikan pekerjaan fisik akan mulai kami laksanakan pada tanggal 9 atau 10 Januari ini. Seluruh material utama sudah berada di Samarinda dan siap digunakan," ujar Bagio.
Dia menjelaskan, sesaat setelah insiden tabrakan tongkang, pihaknya langsung mendatangi Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) untuk menyatakan kesiapan bertanggung jawab penuh atas perbaikan infrastruktur pengaman Jembatan Mahakam.
Namun, proses perbaikan tidak dapat dilakukan secara instan karena pada saat kejadian belum tersedia Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar pelaksanaan pekerjaan.
Penyusunan desain teknis menjadi tahapan krusial yang memerlukan waktu dan pembahasan mendalam. Pihaknya kemudian mencari konsultan perencana hingga akhirnya ditunjuk pada April 2025.
BACA JUGA: Pembangunan Fender Jembatan Mahakam I Samarinda Menunggu Lelang Proyek Selesai
"Pada saat kejadian, DED belum ada. Kami harus mencari konsultan perencana terlebih dahulu. Konsultan baru kami dapatkan sekitar April 2025, kemudian kami lakukan pembahasan intensif dengan BPBJN sampai desain itu benar-benar matang dan disetujui," kata Bagio.
Rangkaian pembahasan teknis tersebut berlangsung selama beberapa bulan hingga akhirnya DED disetujui pada September 2025.
Setelah desain teknis dinyatakan final, pada Oktober 2025 PT Pelayaran Mitra Tujuh Samudra menunjuk PT Naviri Multi Konstruksi sebagai penyedia jasa konstruksi, serta PT Awefendi Geostruk Indonesia sebagai konsultan pengawas.
Secara kontraktual, pekerjaan ini tercatat sebagai Proyek Perbaikan Dolphin dan Fender Jembatan Mahakam yang berlokasi di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur dengan nilai kontrak proyek sebesar Rp27.295.983.000 terhitung tanggal kontrak pada 6 Oktober 2025.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

