Bankaltimtara

Hujan Semalaman Sebabkan Banjir di Bontang, Bersamaan Air Laut Pasang

Hujan Semalaman Sebabkan Banjir di Bontang, Bersamaan Air Laut Pasang

Hujan yang turun di Bontang Rabu (7/1/2026) malam menyebabkan banjir hingga Kamis (8/1/2026).-Michael Fredy Y/Nomorsatukaltim-

BONTANG, NONOMORSATUKALTIM - Kota Bontang kembali diguyur hujan deras dengan intensitas cukup lama sejak Rabu, 7 Januari 2026 malam.

Beberapa wilayah, khususnya daerah rendah terendam karena air laut sedang pasang sehingga membuat debit air cepat naik.

Bahkan, permukiman yang sebelumnya tidak pernah kena banjir, kali ini jadi korban. Salah satu warga RT 60, Kelurahan Berbas Tengah mengaku, rumahnya sudah cukup tinggi, namun air masuk sampai rumahnya.

“Meski hanya jam, saya kaget dengan banjir tadi malam. Walau tidak tinggi, hanya di telapak kaki saya saja, tetapi ini banjir terparah. Artinya di luar rumah debit air tinggi. Karena, rumah saya ini sudah tinggi,” katanya, Kamis 8 Januari 2026.

BACA JUGA: Pemkot Bontang Alokasikan Rp16 Miliar untuk Revitalisasi Drainase Jalan Pattimura

Walau debit air yang masuk rumahnya tidak terlalu tinggi, kondisi itu rupanya berhasil membuat dirinya dan tetangga lainnya tidak tidur tenang semalaman. “Ya saya kepikiran, mas. Khawatirnya air bakal lebih tinggi lagi,” ucapnya.

Di beberapa daerah lain, sepanjang hari air masih menggenang. Misalnya saja di Jalan Polo Air 1, Kelurahan Api Api, tepatnya di belakang Bank Dhanarta, etinggian air di sana mencapai betis orang dewasa.

Ulfa, salah seorang warga RT 29 mengatakan, banjir mulai merendam rumahnya sejak Rabu, 7 Januari 2026 tengah malam.

“Air mulai masuk sekitar pukul 00.00. Awalnya cuma semata kaki, sekarang sudah sebetis,” ungkapnya.

BACA JUGA: Anggaran Terbatas, Penanganan Banjir Tetap jadi Prioritas

Ia menyebut banjir belum menunjukkan tanda-tanda surut karena debit air sungai terus meningkat hingga pagi hari. “Sepertinya bakal lama surutnya, soalnya air sungai masih terus naik,” ujarnya.

Banjir juga terjadi di wilayah Kelurahan Guntung. Lurah Guntung, Deny Febriant menerangkan, sedikitnya 5 RT terdampak genangan air, yakni RT 04, 06, 11, 13, dan 14.

“Genangan tertinggi berada di Jalan Tari Enggang dan sekitar Posyandu Sehat Etam. Hampir setinggi lutut. Wilayah lainnya hanya tergenang,” jelas Deny.

Sementara, ruas Jalan Imam Bonjol baru siang tadi terendam banjir. Hal itu terjadi karena luapan sungai Dahlia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: