Bankaltimtara

Hati-Hati Penyakit Kulit Pada Anjing Bisa Menular ke Manusia, Pemilik Wajib Lakukan Ini !

Hati-Hati Penyakit Kulit Pada Anjing Bisa Menular ke Manusia, Pemilik Wajib Lakukan Ini !

Penyuntikan ternak anjing di Mahulu untuk mencegah semua jenis penyakit.-istimewa-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Memelihara hewan ternak jenis anjing memang menyenangkan. Namun, hati-hati bila hewan peliharaan tak dirawat dengan baik.

Karena bisa jadi malah menularkan penyakit. Salah satunya kurap di kulit hingga berujung luka.

Penyakit kurap pada kulit anjing kelihatannya sangat menjijikkan. Bahkan seringkali ditemukan di jalan atau ditempat umum lainnya.

“Kalau bulu anjing rontok sampai habis, bahkan sampai keliatan luka, itu biasanya dia terkena penyakit parasit. Itu penularannya, kontak dari anjing yang sakit ke anjing yang sehat,” ujar Anastasia Cornelia, selaku dokter hewan yang bertugas di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Mahulu saat diwawancara NOMORSATUKALTIM, Jumat 29 Agustus 2025.

Menurut dr Anastasia, penyakit kulit yang ada di anjing disebabkan seperti tungau dan sangat mudah menular, baik ke hewan maupun  ke manusia.

Meskipun penyakit tersebut sangat mudah melular ke manusia. Namun tingkat risikonya tidak terlalu parah, karena hanya berupa penyakit kulit dan mudah diobati.

“Memang cukup berbahaya ke kesehatan manusia. Bahayanya tidak sampai menyebabkan penyakit fatal tapi ke kulit. Klo penyakit kulit kan mudah disembuhkan. Tapi memang bisa menular ke manusia. Jadi kalau kita pegang anjing yang kena penyakit, maka kulit kita akan kena,” ujar dr Anastasia.

Dokter Anastasia juga memastikan bahwa, anjing yang terkena penyakit kulit, bukan berarti anjing tersebut terkena penyakit rabies.

“Itu nggak ada hubungannya. Jadi bukan rabies. Karena rabies kan kenanya di saraf otak dan bisa gila, itu sangat berisiko ke manusia juga,” katanya.

Untuk mencegah penularan penyakit tersebut, dr Anastasia menyarankan setiap peternak anjing untuk menyiapkan kandang khusus atau rantai.

Ia menyarankan agar anjing peliharaan sebaiknya di kandang atau dirantai, sehingga tidak mudah terkena penyakit kulit dari anjing lain, apalagi anjing liar.

Anjing peliharaan juga disarankan untuk rajin dibersihkan, minimal sekali dalam seminggu.

Menurutnya, meskipun penyakit tersebut bisa diobati, namun jika ternaknya tidak dikandang, tetap tidak akan sembuh. Karena pasti akan bergabung lagi dengan anjing lain.

“Untuk penanganannya, si pemilik anjing harus kandangkan anjingnya atau merantai anjingnya biar nggak berkeliaran. Misalnya anjingnya sudah diobati tapi tetap berkeliaran itu nggak akan terputus penyakitnya,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: