Bankaltimtara

DPRD Desak Pemkot Balikpapan Tuntaskan Banjir dan Air Bersih Lewat RPJMD Baru

DPRD Desak Pemkot Balikpapan Tuntaskan Banjir dan Air Bersih Lewat RPJMD Baru

Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Yono Suherman menyoroti penanganan banjir, pemenuhan air bersih dan fasilitas pendidikan dalam penyusunan RPJMD Kota Balikpapan 2025-2029.-(Disway Kaltim/ Salsa)-

BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menyoroti sejumlah persoalan mendasar yang dinilai perlu menjadi fokus dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Balikpapan periode 2025-2029.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Yono Suherman, menyatakan bahwa penyusunan RPJMD bukan sekadar proses administratif, melainkan momentum strategis untuk menajamkan kembali prioritas pembangunan kota, terutama dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat.

Menurutnya, terdapat 4 persoalan krusial yang disorot dalam rapat penyusunan RPJMD, yaitu banjir, pelayanan air bersih, layanan kesehatan, dan pendidikan

Masukan tersebut disampaikan pihaknya untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, guna memastikan rencana 5 tahunan tidak melupakan masalah nyata yang dirasakan warga sehari-hari.

BACA JUGA: Balikpapan Rancang Ulang Arah Pembangunan Lewat RPJMD Baru

BACA JUGA: Persiapan Hari Kemerdekaan Mendatang, Kesbangpol Balikpapan Buka Tahapan Seleksi Paskibra

"Seluruh anggota di DPRD memberi masukan ke dalam program Wali Kota Balikpapan untuk lima tahun ke depan, khususnya pada hal-hal yang sifatnya umum dan masih menjadi persoalan warga," ujarnya saat diwawancara oleh NOMORSATUKALTIM, pada Senin (21/4/2025).

Pria yang kerap disapa Yono itu menekankan, banjir masih menjadi persoalan utama di sejumlah titik rawan seperti kawasan MT Haryono dan DAS Ampal. 

Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa apabila tidak ditangani dengan serius, banjir bisa berdampak besar pada aktivitas ekonomi warga.

"Dengan adanya banjir, pertumbuhan ekonomi kita bisa lumpuh. Maka kita dorong agar ada skala prioritas khusus penanganan banjir di Kota Balikpapan," tegasnya.

BACA JUGA: Mobil Pelat Merah Diduga Jadi Armada Angkutan Online di Balikpapan, Ini Klarifikasi dari Kelurahan

BACA JUGA: Pemprov Kaltim Siapkan Total Insentif Rp 5 Miliar Bagi Warga Taat Bayar PKB

Selain banjir, DPRD juga menyoroti persoalan pelayanan air bersih. 

Banyak warga, kata Yono, masih mengeluhkan kualitas air dari Perumda Tirta Manuntung yang dinilai keruh dan tidak layak konsumsi. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait