Serikat Pekerja Mathilda Dukung Pemberantasan Korupsi di Pertamina
Kilang minyak di Balikpapan. -istimewa-
BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM – Serikat Pekerja (SP) Mathilda Balikpapan mendukung upaya penegakan hukum, sembari menepis isu miring yang beredar di masyarakat.
Saptono Nugroho, Ketua SP Mathilda, mengungkapkan kekecewaan mendalam atas penetapan tersangka terhadap sejumlah pejabat Pertamina.
"Kami merasa sangat kecewa dan prihatin atas apa yang menimpa perusahaan ini," ujarnya, Senin (3/3/2025) sore.
Namun, ia juga menekankan pentingnya proses hukum yang transparan dan adil. SP Mathilda juga meluruskan informasi yang menyebutkan bahwa BBM Pertamina adalah produk oplosan adalah tidak benar.
BACA JUGA:Filter BBM Pengendara Mobil di Balikpapan Rusak Diduga Oplosan Pertamax, Begini Jawaban Pertamina
BACA JUGA:Terbongkar! Mafia Minyak di Pertamina Diduga Rugikan Negara Rp193,7 Triliun
Dalam pernyataan resminya, mereka menegaskan bahwa Pertamina selalu menjaga kualitas dan keamanan energi yang disalurkan, sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Dalam proses pengerjaan, kata Sapto, mereka selalu diawasi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Proses Quality Control oleh LEMIGAS, BPH Migas dan SKK Migas.

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Mathilda Kota Balikpapan mendukung upaya pemberantasan korupsi di internal Pertamina-chandra/disway-
“Selama ini Pertamina juga diawasi oleh Kementerian ESDM, BPH Migas, dan SKK Migas. SP Mathilda juga berharap Pemerintah segera hadir untuk memberikan edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat mengenai penugasan yang diberikan kepada Pertamina, termasuk pengawasan yang selama ini juga dilakukan oleh Pemerintah,” jelasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Perwakilan Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas Kalimantan Sulawesi (Kalsul), Azhari Idris, menyebutkan pihaknya tidak memiliki kewenangan sebagaimana yang disebutkan SP Mathilda.
BACA JUGA:Asap Hitam Membumbung di Area Kilang Balikpapan, Pertamina Belum Berikan Keterangan
BACA JUGA:Daftar Pemasok BBM Tim MotoGP 2025: Pertamina Enduro VR46 Racing Team Gunakan Pertamax?
"Tidak urus itu. Nah urusan hilir ini tidak pada SKK Migas," ujarnya kepada Nomorsatukaltim, Selasa (4/3/2025).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

