Bankaltimtara

Instruksi Efisiensi Anggaran Presiden dalam Pembahasan Bappeda dan Inspektorat

Instruksi Efisiensi Anggaran Presiden dalam Pembahasan Bappeda dan Inspektorat

Asisten III Pemkot Samarinda, Ali Fitri Noor.-istimewa-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM – Pemkot Samarinda memastikan kesiapan dalam menghadapi kebijakan efisiensi anggaran yang diinstruksikan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun menegaskan strategi pengelolaan anggaran yang baik menjadi kunci dalam menghadapi pemangkasan anggaran ini. Menurutnya, program-program prioritas tetap harus berjalan dengan menyesuaikan skema pembiayaan secara bertahap.

“Misalnya, proyek yang seharusnya dikerjakan dalam satu tahun bisa kita bagi menjadi dua tahun. Kita sudah memperhitungkan dan kita bisa mengadaptasi penghematan atau efisiensi anggaran yang menjadi kebijakan pemerintah nasional,” ungkapnya belum lama ini.

BACA JUGA:Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik Kritik Konsep Efisiensi Prabowo

BACA JUGA:Paripurna DPRD Kaltim, Makmur HAPK Minta Efisiensi dan Perbaikan Ekonomi

Lebih lanjut, Andi Harun juga menyatakan pentingnya inovasi dan kreativitas kepala daerah dalam menyiasati keterbatasan anggaran, baik di tingkat kota, provinsi, maupun kabupaten.

“Salah satu yang bisa kita lakukan adalah strategi pembiayaan kegiatan pembangunan secara bertahap agar tetap berjalan dengan baik,” ujarnya

Meski ada pemangkasan transfer ke daerah, Andi Harun tetap optimistis Samarinda bisa mengelola keuangan daerah dengan baik.

“Paling penting adalah bagaimana mengatur belanja kita,” ujar Andi Harun.

Pihaknya sudah memperhitungkan jika Pemkot Samarinda harus mengadaptasi kebijakan penghematan atau efisiensi anggaran itu. Meski proyek berjalan lambat, namun pembagian anggaran akan menyentuh seluruh kebutuhan.

BACA JUGA:Kepala Daerah Lempar Tanggungjawab Soal Tambang, Makmur : Izin Memang di Pusat, Lingkungannya Tetap di Daerah

“Dengan strategi secara bertahap, semua kegiatan bisa dikerjakan meski ada pembagian waktunya. Pastinya kita harap semua bisa berjalan sukses. Mohon doanya,” pungkas Andi.

Sementara itu, Asisten III Pemkot Samarinda, Ali Fitri Noor mengungkapkan saat ini pengkajian terkait kebijakan ini telah dibahas bersama Inspektorat dan Bappeda.

"Kita sudah siapkan instrumen-instrumen dalam menyesuaikan efisiensi itu, nanti akan kita rapatkan bersama pusat secara daring pada senin depan. Ya, kita tunggu saja hasilnya, yang pasti kami usahakan terbaik yang mendukung kebijakan-kebijakan itu tadi," tutur Ali singkat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait