Bankaltimtara

Mahasiswi ini Merasa Di-PHP GratisPol: Nama Saya Hilang Jelang Pencairan

Mahasiswi ini Merasa Di-PHP GratisPol: Nama Saya Hilang Jelang Pencairan

Mahasiswi S1 Hukum Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), Mira Fakar Suryati merasa di-PHP beasiswa Gratispol karena namanya mendadak hilang jelang pencairan.-(Disway Kaltim/ Mayang)-

Keluhan serupa disampaikan Zahra Khan, mahasiswi program Magister (S2) Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT). Ia menyebut pembatalan dilakukan sepihak dan tanpa penjelasan rinci.

"Ini menindaklanjuti masalah saya sendiri. Saya dibatalkan sepihak oleh program GratisPol. Kami sebelumnya juga sudah jumpa pers, tapi dari pihak provinsi belum menindaklanjuti. Maka hari ini kami yang digawangi LBH Samarinda mengirimkan permintaan audiensi ke gubernur untuk mencari solusi," ungkap Zahra usai konferensi pers, Jumat (13/2/2026).

BACA JUGA: LBH Samarinda Terima 39 Aduan Beasiswa Gratispol, Mahasiswa Keluhkan Dana Telat hingga Pembatalan Sepihak

BACA JUGA: Koordinasi Kampus dengan Pemprov Kaltim, ITK: Mahasiswa Pascasarjana Tetap Memperoleh Bantuan Gratispol

Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui kebijakan gubernur.

"Bagaimana kasus ini bisa selesai dan ada penyelesaian langsung oleh Pak Gubernur," ujarnya.

Zahra mengatakan telah berkoordinasi dengan pihak kampus. Namun, kampus disebut hanya sebagai penyelenggara pendidikan, sementara kebijakan beasiswa berada di pemerintah provinsi.

"Saya sudah bicara ke kampus. Tapi ini kan produknya provinsi. Kampus hanya penyelenggara. Jadi tinggal pihak terkait selain kampus, karena output program ini dari gubernur," ucapnya.

BACA JUGA: Beasiswa Gratispol Dicabut di Tengah Perkuliahan, ITK Bantu Tawarkan Sejumlah Opsi kepada Mahasiswa

BACA JUGA: Lolos GratisPol tapi UKT Ditagih, Ini Penjelasan Universitas Mulawarman

Ia menilai terdapat ketidakjelasan administrasi dalam proses pembatalan tersebut.

"Kalau menurut saya, ini ada ketidakjelasan secara administrasi, ada maladministrasi. Makanya kami perlu audiensi untuk mencari penyelesaian. Ini bukan mau cari masalah, tapi mencari solusi. Pendidikan itu tanggung jawab pemerintah," tegas Zahra.

Zahra mengaku namanya sempat diumumkan sebagai penerima beasiswa GratisPol sebelum akhirnya dibatalkan. Akibatnya, ia harus menanggung biaya kuliah secara mendadak.

"Kalau nama saya tidak diumumkan, mungkin saya tidak berdiri di sini. Tapi nama saya sudah diumumkan, tiba-tiba dibatalkan," katanya.

BACA JUGA: Mahasiswa Unmul Samarinda Kebingungan, Tagihan UKT Muncul di Tengah Program Gratispol

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: