Bankaltimtara

Tinjau Layanan Kesehatan Gratis, Wamendagri Dorong Daerah Berkolaborasi

Tinjau Layanan Kesehatan Gratis, Wamendagri Dorong  Daerah Berkolaborasi

Wakil Menteri Dalam Negeri Indonesia pada Kabinet Merah Putih di Pukesmas Gunung Bahagia Balikpapan saat diwawancarai langsung.-salsabila/disway-

BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Pemerintah pusat terus menegaskan pentingnya pemerataan layanan kesehatan gratis di seluruh wilayah Indonesia.

Program ini menjadi salah satu prioritas nasional dan dilaksanakan melalui kerja sama lintas sektor, termasuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dan fasilitas layanan kesehatan seperti puskesmas.

Bima Arya Sugiarto selaku Wakil Menteri Dalam Negeri menyampaikan hal itu saat melakukan peninjauan ke UPTD Puskesmas Gunung Bahagia, Balikpapan, pada Kamis (24/4/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan bersama Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, dan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji

BACA JUGA:Nama-nama Kepala Daerah Terbaik se-Indonesia akan Diumumkan di Balikpapan Hari Ini

BACA JUGA:Baru Tujuh Sekolah di Balikpapan yang jalankan MBG, Pemkot Bilang Tidak Mau Terburu-buru

"Program kesehatan gratis ini merupakan prioritas nasional. Presiden melalui Wamenkes meminta agar semua kepala daerah aktif mensosialisasikan program ini, menjemput bola ke masyarakat, dan memperkuat koordinasi antara Dukcapil dan puskesmas," ujar Wamendagri saat diwawancarai langsung.

Di Puskesmas Gunung Bahagia, ia mengungkapkan rata-rata lebih dari 150 warga datang setiap harinya untuk memanfaatkan layanan kesehatan gratis.

Menurutnya, angka tersebut berada di atas target minimal yang ditetapkan pemerintah pusat.

"Salah satu indikator keberhasilan awal adalah kehadiran masyarakat. Angka harian di puskesmas ini cukup tinggi. Ini menunjukkan bahwa ketika sosialisasi dilakukan dengan benar dan akses difasilitasi, masyarakat akan datang," ungkap Bima Arya.

Meski menyebut wilayah seperti Jawa Timur dan Jawa Tengah sebagai daerah dengan pelaksanaan program yang tergolong baik.

Ia pun menegaskam bahwa daerah di luar Pulau Jawa seperti Balikpapan juga menunjukkan capaian yang sebanding, terutama dalam hal partisipasi warga.

BACA JUGA:Warga HER II Keluhkan Listrik dan Fasilitas Publik, Ini Kata Wakil Ketua DPRD Balikpapan.

Di sisi lain, Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud menekankan bahwa pelaksanaan program ini merupakan bentuk tindak lanjut kebijakan nasional di tingkat daerah.

Ia mengapresiasi atas peningkatan partisipasi  warga itu menjadi bukti bahwasanya program ini menjawab kebutuhan layanan dasar masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: