Liga 1 Ditunda PSSI, Borneo FC Mengaku Rugi, Tapi Klub Bisa Apa

 Liga 1 Ditunda PSSI, Borneo FC Mengaku Rugi, Tapi Klub Bisa Apa

Presiden Klub Borneo FC Nabil Husein.-X/@nabilhusein17-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Keputusan PSSI menunda jadwal Liga 1 Indonesia membuat sejumlah klub dilema. Salah satunya Borneo FC. Pasalnya, belum ada keputusan pasti kapan Liga 1 akan kembali digulirkan kembali. 

Pihak manajemen Pesut Etam dibuat pusing dengan keputusan sepihak ini. Apakah mereka tetap mengumpulkan para pemain, atau memulangkan mereka sementara waktu. 

“Untuk sementara Borneo FC tetap menjalani latihan seperti biasa di Borneo Trainning Centre di kawasan GOR Kadrie Oening, Sempaja, meski pemain tahu semua laga di April ditunda,” tutur Head Media Officer Borneo FC, Brillian Sanjaya.

BACA JUGA:Liga 1 Ditunda, Pelatih Borneo FC Tidak Mau Ambil Pusing  

Dikatakan Brili, libur memang akan diberikan kepada pemain jelang lebaran nanti. Namun setelah mengetahui kompetisi dihentikan, kemungkinan libur yang awalnya tak lama ini akan jauh lebih panjang. Sebab PSSI dan PT LIB sudah memutuskan kompetisi libur selama empat pekan.

“Jadi sekarang semua klub menanti pengumuman soal kapan kompetisi dilanjutkan. Kami dapat kabar, nanti akan ada rapat exco yang memutuskan soal kelanjutan kompetisi Liga 1,” ungkapnya.

Dihentikannya sementara waktu kompetisi saat ini, disebut Brili akan merugikan semua tim Liga 1. Terutama soal finansial yang dipastikan lebih membengkak. 

BACA JUGA:Pieter Huistra Heran, Cadenazzi Ditarik Keluar, Pemain Borneo FC Malah Main ke Belakang

"Keputusan induk sepakbola Indonesia yang tanpa komunikasi sama klub ini harus diikuti karena mereka sudah keluarkan aturan," tegasnya.

Senada, Nabil Husein, Presiden Borneo FC hanya bisa legowo dan menerima keputusan PSSI ini.

“Memang ini cukup mengejutkan bagi kami dengan dihentikan sementara pertandingan yang menyisahkan empat laga. Tapi ya sudahlah semua ini demi Timnas U-23 Indonesia. Kami akan tetap dukung keputusan ini,” pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: