Pendaftaran Siswa Sekolah Rakyat Dibuka Mulai Februari 2026, Tersedia 45 Ribu Kuota
Siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 33 Tangerang Selatan berfoto bersama Mensos, Saifullah Yusuf dan Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, Minggu (19/10/2025).-(Ist./ Dok. Kemensos)-
JAKARTA, NOMORSATUKALTIM – Kementerian Sosial (Kemensos) membuka pendaftaran dan seleksi penerimaan siswa baru Sekolah Rakyat untuk tahun ajaran 2026/2027 mulai Februari 2026.
Program ini menyediakan kuota sekitar 45 ribu siswa seiring dengan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di berbagai daerah.
Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf mengatakan proses seleksi akan mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA, dengan daya tampung disesuaikan dengan kesiapan gedung permanen yang mulai dibangun tahun ini.
"Persiapan mulai Februari kita akan berproses untuk seleksi siswa baru, ya SD, SMP, SMA. Jumlahnya tergantung gedung permanen yang mulai dibangun tahun ini," kata Saifullah Yusuf, dikutip Antara, Jumat (9/1/2026).
BACA JUGA: Eks Gedung Penajam Suite Hotel jadi Rintisan Sekolah Rakyat di PPU
BACA JUGA: Dinsos Samarinda Ungkap Sekolah Rakyat Bukan Program Penertiban Anak Jalanan
Ia menyampaikan, pada 2026 pemerintah merencanakan pembangunan 104 gedung permanen Sekolah Rakyat yang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
Pembangunan tersebut tersebar di hampir seluruh provinsi, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), salah satunya di Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau.
Setiap Sekolah Rakyat permanen dirancang memiliki kapasitas sekitar 1.000 siswa, dengan daya tampung sekitar 300 siswa baru per tahun untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.
Dengan sekitar 100 sekolah yang diproyeksikan mulai beroperasi, Kementerian Sosial memperkirakan penerimaan siswa baru mencapai sekitar 30 ribu orang per tahun.
BACA JUGA: BPS Kutim Verifikasi Calon Peserta Sekolah Rakyat, Pastikan Masuk Kategori Miskin Ekstrem
BACA JUGA: Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat Berau Terhambat Kontur Lahan
Jumlah tersebut ditambah sekitar 15 ribu siswa dari Sekolah Rakyat rintisan yang telah berjalan, sehingga total penerimaan siswa Sekolah Rakyat pada 2026 diperkirakan mencapai 45 ribu orang.
"Pada tahun berikutnya, 2027, kapasitas penerimaan siswa baru diproyeksikan meningkat hingga sekitar 60 ribu siswa seiring bertambahnya jumlah sekolah yang beroperasi," cetusnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

