Terjebak Kebakaran saat Tidur Siang, Dua Bocah di PPU Ditemukan Meninggal Dunia
Kebakaran di RT 6, Kelurahan Sungai Parit, PPU, menewaskan dua bocah yang sedang terlelap di dalam rumah.-istimewa-
PPU, NOMORSATUKALTIM - Peristiwa tragis melanda warga RT 6, Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Satu unit Rumah panggung berbahan kayu, hangus dilalap si jago merah pada Kamis 9 Juli 2026, sekira pukul 11.27 Wita.
Insiden yang terjadi di dekat SMKN 2 PPU ini menelan dua korban jiwa yang masih anak-anak. Kedua korban masing-masing diperkirakan berusia 6 tahun dan 4 tahun.
Saat peristwa terjadi, keduanya tengah tertidur di kamar lantai atas saat api mulai berkobar.
Warga setempat, Novi, mengatakan saat kebakaran terjadi kedua korban sedang tertidur di kamar yang berada di bagian atas rumah.
Sementara nenek korban yang juga berada di dalam rumah berhasil menyelamatkan diri.
“Neneknya juga ada di rumah. Mungkin karena panik langsung keluar menyelamatkan diri sehingga lupa kalau kedua cucunya masih berada di dalam rumah,” ujarnya.
Saksi lainnya, Kiya, mengaku tidak mengetahui awal mula kebakaran. Ia baru keluar rumah setelah mencium aroma benda terbakar.
“Pas keluar, api sudah besar,” tutur dia.
Mendapat laporan warga, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) PPU langsung bergerak cepat ke area kejadian.
Proses pemadaman melibatkan kekuatan penuh, yakni 5 unit armada Damkar, 1 unit mobil water canon dari Polres PPU, dan personel BPBD PPU untuk proses evakuasi.
Kepala DPKP PPU, Fernando, menjelaskan bahwa material rumah yang didominasi kayu serta faktor cuaca menjadi kendala utama cepatnya perambatan api.
"Waktu mobil pemadam tiba di lokasi, api sudah membesar. Kondisi cuaca yang panas disertai angin kencang membuat api sangat cepat merambat, apalagi ini rumah panggung bermaterial kayu," jelas Fernando.
Meski demikian, tim gabungan berhasil melokalisir api sehingga tidak menjalar ke permukiman warga lainnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
