Pengurangan Cabor Porprov Kaltim Diputuskan Bersama, Bukan dari Paser
Kepala Disporapar Paser, Kurniawan.-Sahrul/Disway Kaltim-
PASER, NOMORSATUKALTIM – Keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam mempersiapkan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026.
Dengan jumlah cabang olahraga (cabor) yang telah ditetapkan mencapai 64, kebutuhan pembiayaan dinilai jauh melampaui kemampuan anggaran yang tersedia.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Paser, Kurniawan, mengatakan hingga saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemprov Kaltim dan Panitia Besar (PB) Porprov, untuk mencari solusi terbaik tanpa merugikan seluruh pihak.
Menurutnya, sejak awal Pemkab Paser tidak pernah memiliki keinginan untuk mencoret ataupun mengurangi jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan.
BACA JUGA:DP2KBP3A Paser Terima Laporan Dugaan Penyuka Sesama Jenis di Kalangan Remaja
Namun kondisi anggaran memaksa semua pihak duduk bersama guna menentukan langkah yang paling realistis.
"Kami dari awal tidak pernah berniat mengurangi cabang olahraga. Sudah berkali-kali kami berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan PB Porprov."
"Semua keputusan nantinya harus menjadi kesepakatan bersama, bukan keputusan sepihak dari Paser maupun PB Porprov," ujarnya, Kamis 6 Agustus 2026.
Kurniawan menjelaskan, pengurangan cabang olahraga tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena terdapat sejumlah pertimbangan yang telah disepakati sebelumnya.
Beberapa indikator yang menjadi dasar evaluasi antara lain ketersediaan venue pertandingan, keberadaan atlet di daerah, hingga status cabang olahraga tersebut dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
BACA JUGA:Lapak Non Permanen di Pasar Induk Penyembolum Dibongkar, 117 Pedagang Direlokasi ke Kios Baru
"Kalau ada cabang olahraga yang dievaluasi, kriterianya jelas. Misalnya venue tidak tersedia, kita tidak memiliki atlet, atau cabang olahraga tersebut memang tidak dipertandingkan di PON. Jadi bukan asal mencoret atau mengurangi," katanya.
Ia juga menyoroti perbandingan anggaran penyelenggaraan Porprov sebelumnya di Kabupaten Berau. Saat itu, sekitar 50 cabang olahraga digelar dengan dukungan anggaran mencapai Rp50 miliar.
Sementara Kabupaten Paser kini menghadapi kondisi berbeda.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
