Bankaltimtara

Transfer Pusat Menyusut, Bupati Kutim Berharap Bankeu Provinsi untuk Topang APBD

Transfer Pusat Menyusut, Bupati Kutim Berharap Bankeu Provinsi untuk Topang APBD

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.-Sakiya/Disway Kaltim-

KUTIM, NOMORSATUKALTIM – Pemkab Kutim masih berharap adanya bantuan keuangan (Bankeu) dari pemprov Kaltim demi menjaga kestabilan fiskal daerah.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan kondisi itu memaksa daerah menyusun strategi agar pelayanan publik dan berbagai program prioritas tetap dapat berjalan.

Menurutnya, salah satu komponen yang ikut terdampak adalah belanja pegawai. 

Termasuk di dalamnya alokasi Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Karena itu, tambahan anggaran dari pemerintah provinsi memiliki arti yang cukup besar dalam penyusunan struktur APBD.

BACA JUGA:Kutim Amankan 20 Kuota Beasiswa Ikatan Dinas Kemenhub, DPRD: Jangan Hanya Sekolah Tertentu

Ia menjelaskan, Bankeu tidak hanya dipandang sebagai tambahan pendapatan daerah. 

Tetapi juga menjadi bagian yang memperkuat perhitungan kemampuan fiskal pemerintah kabupaten. 

Dengan demikian, ruang gerak pemerintah daerah menjadi lebih longgar dalam memenuhi kebutuhan belanja wajib.

“Bankeu itu penting sekali dalam penyusunan APBD, terutama untuk membantu memperkuat alokasi belanja pegawai." 

BACA JUGA:202 Koperasi Plasma Sawit di Kutim Diaudit, Target Pertama yang Banyak Diadukan

"Di saat transfer dari pusat berkurang, bantuan dari provinsi menjadi sangat berarti,” ujar Ardiansyah.

Ia menilai tekanan terhadap belanja pegawai saat ini tidak hanya dialami Kutai Timur, tetapi juga hampir seluruh pemerintah daerah. 

Penyesuaian kebijakan transfer dari pemerintah pusat membuat daerah harus lebih selektif dalam mengatur penggunaan anggaran.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: