Diterpa Isu LGBT, Program Genre DPPKB Kutim Sepi Peserta
Sekretaris DPPKB Kutim, Jumran.-(Disway Kaltim/ Sakiya Yusri)-
Jumran menilai, persepsi publik yang terbentuk akibat informasi yang beredar turut memengaruhi kepercayaan terhadap program-program yang dijalankan dinasnya.
Ia menegaskan bahwa program Genre memiliki tujuan positif dan selama ini berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi remaja di Kutai Timur.
BACA JUGA: Minim Fasilitas, Perpustakaan Daerah Kutim Sepi Pengunjung
BACA JUGA: Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman Instruksikan Evaluasi Pasar Tumpah
“Padahal program ini sangat penting untuk pembinaan remaja, bukan seperti yang dipersepsikan oleh sebagian masyarakat,” tegasnya.
Meski demikian, pihaknya tidak menampik bahwa isu tersebut telah memberikan dampak psikologis, baik bagi peserta maupun tenaga penyuluh di lapangan.
Para penyuluh, kata dia, kini harus bekerja ekstra untuk kembali meyakinkan masyarakat bahwa program yang dijalankan tetap profesional dan sesuai dengan tujuan awal.
“Teman-teman di lapangan juga merasakan dampaknya, mereka harus menjelaskan berulang kali kepada masyarakat,” jelasnya.
BACA JUGA: Bupati Ardiansyah Ragu Terapkan WFH ASN: Bagi Orang Kutim, Itu Bahaya
BACA JUGA: Bahan Baku Melimpah, Pemkab Kutim Dorong Hilirisasi dengan Membangun Rumah Produksi Buah
DPPKB Kutim pun berupaya mengambil langkah-langkah pemulihan, salah satunya dengan meningkatkan komunikasi dan sosialisasi kepada masyarakat serta pihak sekolah.
Selain itu, pihaknya juga berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah agar situasi dapat segera kondusif dan kepercayaan publik bisa kembali pulih.
“Kami berharap masyarakat bisa melihat program ini secara objektif, karena manfaatnya sangat besar bagi generasi muda,” ujarnya.
Di sisi lain, Jumran kembali menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap oknum yang terbukti melanggar aturan.
“Kalau memang terbukti, tentu akan ada tindakan tegas. Kami tidak akan melindungi,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

