Diduga Kesal Kerap Dibully, Operator Command Center Diskominfo Kukar Bakar Ruang Rapat.
ruang rapat kadis Diskominfo Kukar pasca kebakaran-Istimewa-
BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Optimalkan Distribusi BBM untuk Masyarakat Mahakam Ulu
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono meminta seluruh pihak tidak terburu-buru menyimpulkan persoalan tersebut sebelum fakta-fakta dalam pemeriksaan terungkap.
"Saya memang dapat laporan, tapi sekarang kan baru laporan pendahuluan. Prinsipnya, ya kita tetap memakai asas praduga tak bersalah," ujar Sunggono.
Menurut Sunggono, Bupati Kukar telah mengarahkan Kepala Diskominfo untuk mendalami persoalan yang terjadi di lingkungan internal kantor.
Ia juga mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kukar membuka ruang komunikasi bagi tenaga kontrak maupun pegawai yang menghadapi persoalan di tempat kerja.
BACA JUGA:Ardiansyah Ungkap Sejarah Kutim Jadi Sentra Sawit Kaltim, Konsisten Jalankan Grand Design
"Saya sendiri pernah juga didatangi teman-teman honor yang bermasalah dengan OPD-nya, dengan pegawai di OPD atau mungkin dengan kepala OPD. Jadi kita diskusikan. Kita tidak menutup pintu komunikasi dengan siapapun, saya terutama," katanya.
Sunggono menilai persoalan di lingkungan kerja sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi agar tidak berkembang menjadi tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
"Jadi jangan sampai melakukan tindakan-tindakan pribadi karena tidak suka, karena bermasalah dengan satu dua orang, kemudian itu juga merugikan diri sendiri dan keluarga," tegasnya.
Terkait dugaan perundungan atau tindakan mengejek yang disebut muncul dalam pemeriksaan awal polisi, Sunggono memilih tidak berspekulasi.
BACA JUGA: Wujudkan Pemerintahan Bersih, 95 Aparatur Kampung Jalani Tes Urine
"Saya tidak mau berandai-andai, berasumsi. Intinya hanya satu, tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Sepanjang kita mau saling membuka diri untuk selalu komunikasi," tandasnya.
Sementara itu, proses penanganan kejadian, termasuk pemadaman dan pendinginan, dilaporkan berlangsung hingga sekitar pukul 09.10 WITA.
Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh kronologi dan motif dugaan percobaan pembakaran tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
