DPRD Kukar Pastikan Pembangunan Jembatan Sungai Payang Jadi Prioritas di 2027
DPRD Kukar bersama Pemerintah Desa Sungai Payang.-(Disway Kaltim/ Rahmat Pratama)-
KUTAI KARTANEGARA, NOMORSATUKALTIM — Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani memastikan pembangunan Jembatan Sungai Payang di Kecamatan Loa Kulu menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.
Infrastruktur yang telah lama diusulkan masyarakat itu ditargetkan mulai direalisasikan pada 2027.
Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Yani, pada Rabu, 8 Juli 2026, menyusul kembali menguatnya aspirasi masyarakat terkait kondisi jembatan yang dinilai sudah tidak layak dan belum pernah tersentuh pembangunan selama bertahun-tahun.
Menurut Ahmad Yani, usulan pembangunan jembatan bukanlah persoalan baru. Aspirasi tersebut telah disampaikan masyarakat, termasuk mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Fakultas Hukum, sejak awal tahun 2000-an.
BACA JUGA: Pembangunan Jembatan Anggana–Sanga Sanga Masih Dikaji, Pemprov Kaltim Siapkan Alternatif Lokasi
BACA JUGA: Pembangunan Jembatan Sebulu Kukar Terus Berlanjut, Berharap Dukungan Anggaran dari Pusat
Namun, meski rutin diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten, proyek tersebut belum juga terealisasi.
"Insya Allah DPRD Kukar menyambut baik aspirasi ini. Mudah-mudahan pada APBD Perubahan dilakukan review terhadap perencanaannya, sehingga pada 2027 jembatan ini sudah bisa dinikmati masyarakat," kata Ahmad Yani.
Ia menegaskan, DPRD bersama Pemkab Kukar memiliki komitmen untuk mengawal pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sebagai lembaga yang memiliki fungsi penganggaran, DPRD akan memastikan proyek pembangunan Jembatan Sungai Payang mendapat perhatian dalam penyusunan anggaran daerah.
BACA JUGA: Terganjal Sengketa Lahan, Proyek Kantor Camat Loa Kulu Mangkrak Sejak Tahun 2013
BACA JUGA: Ahli Waris Desak Penyelesaian Ganti Rugi Lahan Kantor Camat Loa Kulu
Menurut dia, kondisi jembatan saat ini sudah sangat memprihatinkan sehingga tidak bisa lagi ditunda pembangunannya.
"Apapun kondisi keuangan daerah, khusus untuk Jembatan Sungai Payang ini harus menjadi prioritas. Yang lain mungkin bisa ditunda, tetapi jembatan ini harus dibangun karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
