Bankaltimtara

Warga Buang Sembarangan, Sampah Jarang Diangkut

Warga Buang Sembarangan, Sampah Jarang Diangkut

Tumpukan sampah terlihat di kawasan Pasar Jaras, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Sabtu (7/3/2026)-Eventius Suparno-

BACA JUGA: HUT ke-129 Kota Balikpapan Diisi Pengelolaan Sampah dan Aktivitas Ruang Publik di Bendali Telagasari

“Itu sudah lama, sejak Pasar Jaras ini buka sudah menumpuk sampah di situ. Sekarang DLH sudah buat lagi satu titik tempat pembuangan sampah persis di dekat gapura pintu masuk pasar ini,” katanya.

Ia menambahkan bahwa dalam beberapa bulan terakhir sampah di titik lama tersebut hampir tidak pernah lagi diangkut oleh petugas DLH.

Kondisi itulah yang menyebabkan tumpukan sampah semakin banyak dan terlihat mengganggu.

“Jadi yang menumpuk sekarang ini di dalam ini, sudah berapa bulan tidak diangkut lagi oleh DLH. Mereka angkut yang di depan saja, makanya menumpuk begitu,” ujarnya.

BACA JUGA: Wali Kota Balikpapan Sidak Pasar Klandasan, Temukan Sampah Menumpuk dan Pedagang Meluber ke Jalan

Dhalan juga mengungkapkan bahwa pihak pengelola pasar sebenarnya pernah mengusulkan agar lokasi tersebut tidak lagi dijadikan tempat pembuangan sampah.

Salah satu usulan yang disampaikan adalah mengalihfungsikan area tersebut menjadi lahan parkir bagi pengunjung pasar.

Namun hingga saat ini usulan tersebut belum mendapatkan tanggapan dari pihak terkait sehingga lokasi tersebut masih tetap menjadi titik penumpukan sampah.

Selain persoalan pengangkutan sampah, ia menilai minimnya pengawasan juga menjadi salah satu penyebab masyarakat masih membuang sampah di lokasi tersebut.

BACA JUGA: Operasional Kapal Pengangkut Sampah Terkendala Minimnya SDM, DLHK Berau Butuh Minimal 8 Orang Lagi

Di sisi lain, aktivitas pasar yang cukup padat membuat pengelola kesulitan mengawasi setiap sudut area pasar sepanjang waktu.

“Sekarang juga tidak ada pengawasan. Kami juga sibuk dengan pekerjaan kami masing-masing di pasar ini, jadi lah seperti itu, tidak terurus dan sampahnya semakin menumpuk,” ucapnya.

Meski demikian, Dhalan menegaskan bahwa para pedagang di Pasar Jaras sebenarnya telah memiliki sistem pengelolaan sampah sendiri yang terpisah dari lokasi penumpukan tersebut.

Pengelola pasar telah menyediakan tempat sampah di area lapak pedagang serta menyiapkan petugas kebersihan khusus.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: