November Insentif Cair
Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie saat menyerahkan secara simbolis insentif guru dan penyuluh, belum lama ini.(humas) TANJUNG SELOR, DISWAY - Insentif guru dan penyuluh pertanian dan perikanan triwulan III dan IV 2019 cair November tahun ini. Ada 8.926 orang yang akan menerima dengan jumlah bervariasi. Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie, Kamis (31/10) mengungkapkan, saat ini sedang dalam proses pencairan. Besaran yang diterima sama dengan sebelumnya. Yakni Rp 500 ribu per bulan bagi tenaga pendidik atau guru. Rp 1 juta per bulan untuk tenaga penyuluh non pegawai negeri sipil dan Rp 1,5 juta per bulan untuk penyuluh PNS. “Jumlah penerima insentif tiap triwulan berubah karena aspek manajemen kepegawaian. Seperti mutasi, pensiun, meninggal dunia dan lainnya," katanya. Ditegaskan Irianto, pemberian insentif kepada guru dan penyuluh adalah kebijakan kepala daerah. Sehingga bukan merupakan kewajiban bagi pemerintah daerah. “Ini adalah kebijakan gubernur. Artinya, pelaksanaanya ke depan melihat kemampuan keuangan daerah,” ungkapnya. Disebutkan, kebijakan pemberian insentif ini merupakan salah satu upaya pemerintah provinsi menyejahterakan para guru dan penyuluh. Di samping juga, sebagai penyemangat agar para guru dan penyuluh di Kaltara semakin bersemangat dalam mendidik, membimbing para petani dan nelayan. “Seperti sebelumnya, guna memudahkan para guru maupun penyuluh penerima insentif, Pemprov Kaltara juga telah meluncurkan kartu ATM guru dan penyuluh sejahtera. Kartu ini diberikan kepada para penerima bantuan keuangan khusus 2019. Di antaranya guru TK/PAUD, SD dan SMP, pengawas, penilik, penyuluh pertanian dan perikanan se-Provinsi Kaltara,” bebernya seperti dirilis Humas Pemprov Kaltara. Plt Kepala BPKAD Kaltara, Denny Harianto menyebutkan, pada tahun ini dialokasikan anggaran sebesar Rp 54,8 miliar untuk pemberian insentif guru dan penyuluh di Kaltara. Sebarannya sesuai jumlah guru dan penyuluh per kabupaten dan kota. Di Bulungan sebesar Rp 15,252 miliar, Tarakan Rp 13,662 miliar, Nunukan Rp 14,778 miliar, Malinau Rp 7,908 miliar dan Tana Tidung Rp 3,468 miliar. “Triwulan I dan II sudah tersalurkan seluruhnya, tinggal III dan IV yang akan disalurkan bersamaan,” ujar Denny. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

