Tekanan Ekonomi Jadi Motif Pembuang Bayi Baru Lahir di Sungai Pinang Samarinda
Tersangka AF (18) ditangkap polisi karena menelantarkan bayi yang baru ia lahirkan.-(Ist./ Humas Polresta Samarinda)-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Kepolisian mengungkap motif di balik kasus pembuangan bayi baru lahir yang ditemukan di Jalan Gerilya, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kota Samarinda.
Beban psikologis sekaligus tekanan ekonomi diduga menjadi alasan utama ibu kandung bayi tersebut nekat menelantarkan anaknya.
Seorang perempuan berinisial AF (18) diamankan polisi setelah diduga membuang bayi yang baru dilahirkannya pada Kamis dini hari, 8 Januari 2026.
AF sebelumnya sempat dikabarkan berusia 30 tahun, namun hasil pendataan terbaru memastikan usianya masih 18 tahun.
BACA JUGA: Bayi Laki-laki Dibuang di Sungai Pinang Samarinda, Pelaku Berhasil Diamankan Polisi
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, AF diketahui melahirkan seorang diri di kamar mandi rumahnya sekitar pukul 02.00 Wita.
Dalam kondisi fisik lemah dan tanpa pendampingan medis maupun keluarga, pelaku mengaku mengalami kepanikan setelah proses persalinan.
Kapolsek Sungai Pinang AKP Aksarudin Adam menjelaskan, pelaku berada dalam tekanan mental yang cukup berat.
AF telah memiliki seorang anak berusia sekitar 1,5 tahun dari hubungan sebelumnya dan membesarkan anak tersebut tanpa kehadiran ayah.
BACA JUGA: Muda Mudi di Balikpapan Jadi Tersangka Kasus Pembuangan Orok Bayi dalam Kresek Merah di Sungai
"Yang bersangkutan mengaku mengalami tekanan berat karena harus mengasuh anak seorang diri, tidak mendapat dukungan pasangan, serta berada dalam kondisi ekonomi yang terbatas," ujar Aksarudin.
Tekanan tersebut semakin bertambah setelah pelaku kembali melahirkan.
Dalam kondisi panik, kelelahan, dan ketakutan, AF diduga tidak mampu mengambil keputusan rasional terkait keselamatan bayinya.
Pelaku kemudian meletakkan bayi tersebut di area terbuka di samping rumahnya, tepatnya di sebuah selokan kecil yang jaraknya hanya beberapa meter dari tempat tinggalnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

