Bankaltimtara

Menko PMK: Jokowi Segera Cabut Status Darurat Covid

Menko PMK: Jokowi Segera Cabut Status Darurat Covid

Nomorsatukaltim.com – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy mengungkap, Jokowi bakal segera mencabut status kedaruratan Covid-19. Ia meminta masyarakat bersabar menunggu pengumuman resmi dari Istana. Ia mengatakan Indonesia telah sepakat dengan WHO atau Badan Kesehatan Dunia yang telah mencabut status Public Health Emergency of International Concern atau kegawatdaruratan pandemi covid-19 pada 5 Mei 2023 lalu. "WHO kan sudah tanggal 5 Mei, menyatakan ini sudah tidak lagi menjadi pandemi, tetapi tidak dicabut kedaruratannya. Tetapi sudah akan diputuskan Bapak Presiden nanti akan segera dicabut. Waktunya nunggu pengumuman beliau," ujar Muhadjir, pada Selasa siang (13/6/2023). Terkait kapan Jokowi akan mencabut status pandemi, Muhadjir meminta masyarakat sabar menunggu. Bahkan, Ia tidak dapat memastikan apakah pengumuman akan dilakukan bulan depan. "Itu bukan wewenang saya. Segera, tapi tidak hari ini. Yang dicabut status pandeminya," ujarnya. Sebagai imbas dari pencabutan status pandemi tersebut, nantinya Satgas penanganan COVID-19 akan dibubarkan. Adapun vaksin, pemerintah akan memberi waktu tertentu untuk masyarakat menerima vaksin sebelum akhirnya vaksin dialihkan menjadi pelayanan normal seperti penyakit menular biasa. "Vaksin nanti ada waktu diberi waktu tertentu yang akhirnya untuk vaksinasi dialihkan di dalam pelayanan normal, seperti penyakit menular biasa. Itu akan dimasukkan dalam BPJS kesehatan, untuk mereka yang tidak mampu nanti akan menerima iuran dari pemerintah," jelas Muhadjir. Senada dengannya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan Jokowi telah mengambil keputusan terkait perubahan status Indonesia dari pandemi Covid-19 menjadi endemi. Ia menyebut pengumuman perkembangan status akan disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat. "Kita update ke WHO seperti apa, mereka happy, mereka serahkan kembali ke Indonesia untuk mengambil keputusan. Beliau sudah ambil keputusan, pengumumannya nanti kita serahkan ke beliau," jelas Budi. (*/ Rm)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: