BPS: Pengangguran Kaltim Turun Jadi 5,24 Persen, Hampir 18.000 Orang Dapat Pekerjaan Baru
Para pencari kerja di Berau yang mengikuti Job Fair 2025.-(Dok. Nomorsatukaltim)-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) turun menjadi 5,24 persen pada Mei 2026. Di saat yang sama, jumlah penduduk yang bekerja bertambah 17.699 orang dibandingkan Februari 2026.
Berdasarkan rilis BPS Kalimantan Timur pada 5 Agustus 2026, jumlah angkatan kerja pada Mei 2026 mencapai 2.124.284 orang, meningkat 17.978 orang dibandingkan Februari 2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.012.913 orang tercatat bekerja, sedangkan 111.371 orang masih menganggur.
Meski jumlah pengangguran secara absolut bertambah 279 orang, BPS mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) justru menurun dari 5,27 persen pada Februari 2026 menjadi 5,24 persen pada Mei 2026 atau turun 0,03 poin persentase. Penurunan ini dipengaruhi oleh meningkatnya jumlah angkatan kerja secara keseluruhan.
BACA JUGA: Samarinda Masih Punya 25 Ribu Warga Produktif yang Pengangguran
BACA JUGA: Balikpapan Masih Dihantui PHK, Tingkat Pengangguran Masih 5,8 Persen
Sementara itu, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) pada Mei 2026 tercatat 66,19 persen, turun tipis 0,06 poin persentase dibandingkan Februari 2026.
Sektor Pertanian Masih Mendominasi
BPS mencatat struktur lapangan pekerjaan di Kaltim masih didominasi sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dengan kontribusi 19,01 persen atau menyerap 382.753 pekerja.
Posisi berikutnya ditempati sektor Perdagangan Besar dan Eceran yang mempekerjakan 350.245 orang atau berkontribusi 17,40 persen terhadap total penduduk bekerja.
Sedangkan sektor pertambangan dan penggalian berada di urutan keempat dengan serapan 153.063 tenaga kerja. Tepat di bawah sektor akomodasi dan makan minum yang mempekerjakan 191.559 pekerja.
BACA JUGA: Disnakertrans-BPS PPU Beda data Soal Pengangguran, Ada Selisih 2.746 Orang
Sementara itu, sektor real estate menjadi lapangan usaha dengan kontribusi paling kecil, yakni 0,76 persen atau sekitar 15.218 pekerja.
BPS juga mencatat jumlah pekerja di sektor formal mencapai 1.119.357 orang atau 55,61 persen dari total penduduk bekerja. Angka tersebut meningkat 0,16 poin persentase dibandingkan Februari 2026.
Pengangguran Perkotaan Lebih Tinggi
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
