Bankaltimtara

Pilih DI’s Way

Pilih DI’s Way

Ternyata ada penemuan baru lagi. Dan masih tetap mengejutkan. Setidaknya secara keilmuan.

Di Tiongkok sendiri temuan terbaru ini disebut sebagai varietas vaksin teknologi tinggi.

Vaksin mRNA ini disebut sampai bisa menginduksi respon T-cell pelindung.

Apa itu sel T?

Tubuh manusia terbentuk dari bermilyar-milyar sel. Atau bahkan triliunan. Jenis sel-nya pun macam-macam. Salah satunya disebut sel T.

Saya pernah mendapat penjelasan detail tentang peran sel T ini dalam tubuh manusia. Yakni saat saya menjalani stem cell.

Waktu itu saya menyediakan diri sebagai pejabat tinggi pertama yang mau menjalani stem cell oleh dokter putra bangsa sendiri: Dr. dr. Purwati. Peneliti dari Universitas Airlangga Surabaya.

Setelah tiga kali menjalani peremajaan sel itu, saya menghadiri ceramah Dr Mahathir Mohamad. Saya kaget melihat kesegaran fisiknya. Beda sekali dengan dua tahun sebelumnya. Saat saya bertemu beliau di Kuala Lumpur. Saat itu beliau sakit-sakitan. Bahkan perlu dipapah.

Melihat kesegaran Pak Mahathir saya pun menginformasikannya ke Dokter Purwati. Termasuk info yang saya peroleh di Kuala Lumpur. Bahwa Pak Mahathir bisa segar begitu karena menjalani stem cell khusus: stem cell sel T.

Saya pikir itu baru. Ternyata Dokter Purwati juga sudah mendalami sel T itu.

”Saya juga bisa melakukannya,” ujar Dokter Purwati. ”Mau?” tanyanyi. 

Saya pun mau. Saya pun menjalani stem cell khusus untuk sel T.

Saat itulah saya mendapat penjelasan apa itu sel T. Itulah sel yang tugasnya mengatur keseimbangan antar sel. Agar jumlah sel di tubuh kita proporsional. Termasuk jumlah sel yang membentuk imunitas.

Kalau sel T yang ada di tubuh seseorang sudah banyak yang menua berarti kemampuan ”petugas” pengatur sel itu juga sudah berkurang. 

Saya ingin sel T saya berfungsi dengan baik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: