Story Map UMKM Insight, Cara Mahasiswa KKN UGM Promosikan Usaha Lokal di Biduk-Biduk Berau ke Wisatawan
Mahasiswa KKN-PPM UGM melakukan pendataan dan dokumentasi UMKM lokal di Kampung Biduk-Biduk, Bearu. -istimewa-
BERAU, NOMORSATUKALTIM- Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Biduk-Biduk Berlabuh 2026 menghadirkan inovasi digital untuk memperkenalkan potensi usaha masyarakat setempat.
Melalui program Story Map UMKM Insight: Eksplorasi Lokasi dan Profil Usaha, mahasiswa memanfaatkan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui platform ArcGIS Story Maps untuk memetakan lokasi sekaligus menyajikan informasi mengenai profil dan potensi UMKM di Kampung Biduk-Biduk.
Program tersebut dilaksanakan pada 25 Juli 2026 sebagai upaya mempermudah masyarakat dan wisatawan menemukan keberadaan UMKM lokal beserta produk maupun layanan yang ditawarkan.
Gagasan ini berangkat dari banyaknya UMKM di Kampung Biduk-Biduk yang memiliki potensi untuk mendukung perekonomian masyarakat sekaligus menjadi bagian dari daya tarik wisata.
Namun, informasi mengenai lokasi dan profil usaha sebelumnya belum terhimpun dalam satu media yang terstruktur dan mudah diakses.
Kondisi tersebut kemudian mendorong mahasiswa KKN-PPM UGM mengembangkan Story Map sebagai media informasi sekaligus promosi digital.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa terlebih dahulu melakukan identifikasi dan pendataan UMKM yang berada di Kampung Biduk-Biduk.
Data yang dikumpulkan mencakup nama usaha, jenis usaha, produk atau layanan yang tersedia, identitas pemilik, alamat atau lokasi usaha, hingga informasi pendukung lainnya.
BACA JUGA: Dari Laut hingga Karst, Berau Pacu Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi
Data tersebut kemudian diolah menggunakan teknologi SIG untuk menggambarkan persebaran UMKM secara visual.
Selanjutnya, informasi mengenai masing-masing usaha disusun ke dalam ArcGIS Story Maps sehingga pengguna dapat mengeksplorasi lokasi sekaligus memperoleh gambaran mengenai profil dan produk UMKM.
Pemanfaatan teknologi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penyajian data. Story Map juga diarahkan menjadi sarana promosi bagi pelaku UMKM lokal.
Melalui informasi yang terintegrasi, wisatawan yang berkunjung ke Biduk-Biduk dapat lebih mudah mengetahui keberadaan usaha masyarakat dan menemukan berbagai produk lokal yang dapat dibeli selama perjalanan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
