Bankaltimtara

Wacana Penghapusan Bankeu oleh Pemprov Kaltim, Pemkab Berau Maksimalkan Pajak demi Naikkan PAD

Wacana Penghapusan Bankeu oleh Pemprov Kaltim, Pemkab Berau Maksimalkan Pajak demi Naikkan PAD

Sekda Berau, Muhammad Said.-Azwini/Disway Kaltim-

BERAU, NOMORSATUKALTIM — PemkabBerau mulai menyiapkan langkah antisipatif menyusul adanya wacana ditiadakannya bantuan keuangan (bankeu) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pada 2027 mendatang. 

Kebijakan tersebut dinilai berpotensi mempengaruhi keberlanjutan pembangunan daerah, khususnya pada sektor infrastruktur. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, mengakui bahwa selama ini bankeu menjadi salah satu sumber pendanaan penting bagi daerah. 

Setiap tahun, Berau termasuk kabupaten yang menerima alokasi bankeu cukup besar dari pemerintah provinsi. 

BACA JUGA:Kegiatan Sosial Hingga Hiburan Warnai Perayaan May Day 2026 di Berau

“Bankeu itu kan dana transfer dari provinsi. Selama ini Kabupaten Berau inilan salah satu daerah yang termasuk cukup banyak menerima setiap tahun,” ujarnya kepada Nomorsatukaltim, Selasa 5 Mei 2026. 

Menurutnya, jika alokasi tersebut mengalami penurunan, bahkan hingga ditiadakan, dampak paling nyata akan dirasakan pada pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur. 

Pasalnya, dana bankeu selama ini banyak dialokasikan untuk pembangunan jalan dan jembatan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. 

“Kalau bankeu menurun atau bahkan dihapus, otomatis banyak pekerjaan infrastruktur kita yang akan terhambat,” jelasnya. 

BACA JUGA:Anggaran Sudah Ada, Disdik Berau Belum Berani Bangun SDN 001 Biatan Ilir

Ia menyebutkan, dalam beberapa tahun terakhir, nilai bankeu yang diterima Berau berada pada kisaran 300 miliar rupiah per tahun. 

Besaran tersebut sangat bergantung pada kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Timur. 

Meski demikian, Pemkab Berau memandang situasi ini sebagai momentum untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah. 

Said menegaskan, pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: