Bankaltimtara

Ancaman El Nino Mengintai, Disdamkarmat Berau Usulkan Pengadaan Fire Boat

Ancaman El Nino Mengintai, Disdamkarmat Berau Usulkan Pengadaan Fire Boat

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Disdamkarmat Berau, Nofian Hidayat.-(Disway Kaltim/ Azwini)-

BERAU, NOMORSATUKALTIM — Ancaman fenomena El Nino yang diprediksi kuat tahun ini mendorong Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau mengusulkan pengadaan fire boat. Armada ini dinilai penting untuk mengantisipasi peningkatan risiko kebakaran, khususnya di kawasan bantaran sungai.

Potensi kebakaran tidak hanya mengintai hutan dan lahan, tetapi juga permukiman padat yang berada di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Kelay dan Segah. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena akses darat ke lokasi kerap terbatas.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Disdamkarmat Berau, Nofian Hidayat, menyebut hingga kini pihaknya belum memiliki armada khusus untuk menjangkau wilayah perairan.

“Permukiman kita ini banyak berada di bantaran sungai, dan itu padat. Kalau terjadi kebakaran di sana, aksesnya sangat sulit dijangkau dengan armada darat,” ujar Nofian kepada Nomorsatukaltim, Kamis 2 April 2026.

BACA JUGA: Damkar Berau Siapkan Langkah Mitigasi Hadapi El Nino Godzilla

BACA JUGA: Harga Beras di Paser Meroket, Bulog Sebut Gara-Gara el Nino dan Gagal Panen

Ia menjelaskan, keterbatasan akses menjadi tantangan utama dalam penanganan kebakaran di wilayah tersebut. Armada darat kerap tidak dapat menjangkau titik api dengan cepat, sementara jalur sungai yang seharusnya menjadi alternatif justru belum didukung sarana memadai.

Akibatnya, dalam beberapa kejadian kebakaran, petugas seringkali mengandalkan bantuan dari masyarakat. Seperti yang terjadi saat kebakaran di kawasan Jalan Milono pada awal Januari lalu, dimana proses pemadaman turut dibantu kapal penambang pasir milik warga.

“Waktu kebakaran di Jalan Milono, kami dibantu kapal tambang pasir untuk menyiram dari sisi belakang. Itu sangat membantu, karena kita kesulitan mengakses kalau sampai kebelakang,” ujarnya.

Belajar dari pengalaman tersebut, Disdamkarmat Berau telah mengusulkan pengadaan fire boat sebagai bagian dari upaya mitigasi menghadapi risiko kebakaran di wilayah perairan.

BACA JUGA: Rentetan Kebakaran dalam Sepekan di Balikpapan, BMKG Tegaskan Suhu Panas Bukan Penyebab Langsung

BACA JUGA: Minim Lifeguard Wisata Pesisir Berau, 2 Insiden saat Libur Lebaran jadi Catatan Disbudpar Berau

Menurut Nofian, sedikitnya dua unit fire boat dibutuhkan untuk mengoptimalkan penanganan kebakaran di wilayah perkotaan dan sekitarnya. Dua unit tersebut direncanakan untuk meng-cover dua DAS besar di Berau, yakni Sungai Kelay dan Sungai Segah.

“Kalau untuk tahap awal, dua unit cukup. Satu untuk menjangkau wilayah kota dulu. Sementara sisanya bisa difokuskan ke arah hilir, karena di sana banyak kampung seperti Pegat Bukur, Pegat Batumbuk, Semanting, dan lainnya yang pemukimannya berada di pinggir sungai,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: