Bankaltimtara

Jalan Soekarno-Hatta Makin Sibuk karena IKN, Satlantas Balikpapan Kewalahan Amankan Titik Rawan

Jalan Soekarno-Hatta Makin Sibuk karena IKN, Satlantas Balikpapan Kewalahan Amankan Titik Rawan

Simpang Pasar Buton, Km 4 Jalan Soekarno Hatta yang menjadi TKP kecelakaan maut truk vs motor.-(Tangkapan Layar/ Istimewa)-

BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM – Keterbatasan jumlah personel menjadi tantangan Satlantas Polresta Balikpapan dalam mengamankan sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan di kawasan Balikpapan Utara. Khususnya di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta.

Di tengah meningkatnya mobilitas kendaraan imbas proyek IKN, petugas lalu lintas harus membagi tugas di sejumlah lokasi prioritas secara bersamaan.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Balikpapan, Ipda Danang Suparman, mengatakan personel lalu lintas di Balikpapan Utara tidak hanya bertugas di Pos Polisi Batu Ampar.

“Mereka juga harus melakukan pengamanan dan pengaturan arus kendaraan di sejumlah titik yang kerap mengalami kepadatan maupun berpotensi terjadi kecelakaan,” kata Danang, Selasa (4/8/2026).

BACA JUGA: Polisi Selidiki Kecelakaan Maut Truk Tangki di Projakal Balikpapan, Diduga karena Rem Blong

BACA JUGA: Tewaskan Bapak dan Anak, Sopir Truk Ditetapkan sebagai Tersangka dalam Kecelakaan Maut di Balikpapan

Beberapa lokasi yang menjadi prioritas pengamanan meliputi Simpang Tiga Pos Dishub, SPBU Km 4, Simpang Tiga Pasar Buton, Simpang Eks Siang Malam 24 Jam, depan Toko Adit atau Hotel Platinum, Simpang Tiga Kariangau, Simpang Grand City Atas, hingga Simpang Perumahan Polda.

Menurut Danang, kondisi lalu lintas di Jalan Soekarno-Hatta semakin kompleks seiring meningkatnya mobilitas kendaraan akibat berkembangnya kawasan perkantoran, pergudangan, serta pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Kondisi itu diperparah oleh penyempitan badan jalan akibat pergeseran marka dan antrean kendaraan di SPBU.

Sebagai contoh saat kecelakaan maut yang terjadi pada Jumat, 31 Juli 2026, hanya satu personel yang bertugas di Pos Polisi Batu Ampar. 

BACA JUGA: Diduga Hilang Kendali, Pelajar 17 Tahun Tewas dalam Kecelakaan di Grand City Balikpapan

BACA JUGA: Pelajar di Bawah Umur di Balikpapan Alami Kecelakaan Hingga Masuk Parit

Personel tersebut adalah Bripda Cristian Simanjuntak dari Unit Lantas Polsek Balikpapan Utara.

“Memang personel terbatas, hanya satu personel yang stay di Pos Batu Ampar karena personel Lantas Polsek Balikpapan Utara hanya tiga orang,” ujar Danang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: