Syaharie Jaang. (M5/Disway Kaltim) Samarinda, DiswayKaltim.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyatakan siap melaksanakan pengurangan pembatasan sosial atau disebut new normal. Sebelumnya, dalam sejumlah kesempatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai mengampanyekan hidup berdampingan dengan corona virus disease 2019 atau COVID-19 selama vaksin belum ditemukan. Presiden Jokowi ingin masyarakat kembali produktif. Artinya bisa beraktivitas. Tetapi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Seperti tetap menjaga jarak aman (social distancing), selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, mengenakan masker, serta membatasi perjalanan yang tidak perlu. Dalam hal ini, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto telah mengeluarkan panduan untuk melaksanakan kebiasaan baru atau new normal tersebut. Salah satunya di tempat bekerja. Dengan menerbitkan Surat Keputusan Menkes Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi. Terkait kebijakan baru dari pemerintah pusat tersebut, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang mengaku siap untuk menerapkan new normal. "Samarinda siap, dari dulu Samarinda sudah siap untuk itu," ucapnya Selasa (26/5/2020) siang. Jaang mengaku tak perlu ada persiapan khusus bagi Pemkot Samarinda bila kedepannya akan menerapkan new normal kepada masyarakat. "Tidak perlu persiapan apa-apa, ya menjalani kehidupan seperti biasa saja," sambungnya. Untuk mencapai kehidupan baru tersebut, ia memastikan masyarakat harus ikut terlibat agar semua sektor cepat bangkit, baik sosial maupun ekonomi. "Kita harus menjadikan momentum kebangkitan ini untuk membangun Samarinda dengan protokol yang baru," kata Jaang. Wali kota dua periode tersebut menjelaskan ketika new normal dijalankan, namun bukan berarti seluruhnya kembali normal seperti sebelum pandemi. Membutuhkan waktu untuk menjalani masa transisi, terutama dalam upaya mencegah terjadi penularan baru atau munculnya kasus baru. Yang perlu ditingkatkan ketika menjalani fase baru, yakni tetap menjaga protokol kesehatan dengan perilaku hidup bersih dan sehat. "Tapi yang harus kita sampaikan kalau kondisi kembali normal ya tetap menggunakan masker, jaga jarak, kada usah (tidak usah) ada cipika-cipiki kalau ketemu keluarga sama kekawalan (teman-teman) lah," imbuhnya. New normal akan segeranya diterapkan, hanya tinggal menunggu arahan dari pemerintah pusat. "Nah kalau untuk anak-anak (Pelajar) nanti dulu masih kita lihat (Kebijakannya)," ucapnya. "Kalau ini hanya untuk pegawai, tinggal tunggu petunjuk dari Menteri PAN-RB dan Menteri Dalam Negeri. Karena surat yang dikeluarkan terakhir itu, pertanggal 29 Mei (diterapkan)," tandasnya. (M5/boy)
Pemkot Samarinda Siap Terapkan New Normal
Selasa 26-05-2020,13:18 WIB
Reporter : bayong
Editor : bayong
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 09-06-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 9 Juni 2026, BMKG Keluarkan Peringatan Dini!
Selasa 09-06-2026,08:32 WIB
Sempat Tetapkan Tersangka, Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Kubar Kini Dihentikan
Selasa 09-06-2026,10:00 WIB
Produksi Daging Kaltim Rendah, Hetifah Sebut Kuncinya di SDM Bukan Cuma Jumlah Ternak
Selasa 09-06-2026,11:10 WIB
Wali Kota Samarinda dan Bupati Berau Masuk Daftar Pemenang Disway Top Regional Leader Awards 2026
Selasa 09-06-2026,08:01 WIB
Mengapa Pembunuh Penjaga Toko di Balikpapan Tak Dituntut Maksimal? Ini Penjelasan Kejari
Terkini
Selasa 09-06-2026,22:48 WIB
Aliansi Rakyat Kaltim dan Mahasiswa Siap Kawal Paripurna Hak Angket, Polisi Kerahkan 750 Personel
Selasa 09-06-2026,22:23 WIB
DEN Sebut Fundamental Ekonomi Tetap Kokoh Dibanding 1998 Meski Rupiah Ditekan Dolar AS
Selasa 09-06-2026,21:46 WIB
Desain Besar Penataan Daerah Dikebut, Bima Arya: Otonomi Daerah Hadapi Tantangan Kompleks
Selasa 09-06-2026,21:10 WIB
Jamaah Haji Kaltim yang Wafat di Tanah Suci Total 6 Orang, 2 Kloter Sudah Kembali ke Tanah Air
Selasa 09-06-2026,20:40 WIB