Prabowo Sebut Perusahaan Asing Terkait Karhutla, Ada yang 19 Kali Melanggar

Jumat 23-10-2026,10:01 WIB
Editor : Hariadi

Ia menyoroti kerja aparat TNI, Polri, serta pemerintah daerah dalam menghadapi persoalan tersebut.

BACA JUGA: Koalisi Masyarakat Sipil Aksi di Depan Kantor Gubernur, Soroti Meninggalnya Balita Akibat Asap

BACA JUGA: RS Mulia Medika Benarkan Balita di Samarinda Meninggal Akibat Gangguan Pernapasan

Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan ragu mencabut izin usaha perusahaan, termasuk perusahaan asing, apabila terbukti melanggar aturan dan terlibat dalam karhutla.

"Cabut saja nanti (izin usahanya). Enggak apa-apa. Anak-anak Indonesia mampu manage. Nanti daerah-daerah, fakultas-fakultas cari anak-anak muda yang bagus-bagus. Masa orang Indonesia enggak bisa mengelola perkebunan-perkebunan itu. Mungkin, lebih baik kita kelola daripada mereka, karena kita cinta tanah air kita," katanya.

Prabowo juga meyakini masyarakat Kalimantan bukan pihak yang sengaja membakar hutan karena mereka bergantung pada lingkungan setempat dan turut merasakan dampak kebakaran.

"Saya yakin, enggak mungkin ada orang Kalimantan, hidupnya dari tanah dan hutan Kalimantan, kok rela hutannya terbakar. Enggak mungkin. Dia hidup di situ. Dia yang menderita. Anak-anak yang menderita. Tidak mungkin rakyat setempat. Pasti (pelakunya) orang-orang yang tidak punya rasa cinta kepada bumi Indonesia dan rakyat Indonesia," ucap Presiden.

Kategori :