“Kami melakukan ternak domba mulai dari budidaya, pemotongan, pemasaran hingga pengolahannya. Dan domba tidak hanya hasil daging, tetapi juga pupuk (kotoran) dan susu,” ujarnya.
Meski populasi terus bertambah, kebutuhan pasar masih menjadi tantangan bagi peternak lokal. Berdasarkan keterangan HPDKI, permintaan daging domba diperkirakan mencapai 1.000–1.250 ekor per minggu atau sekitar 5.000–6.000 ekor per bulan.
Anggota HPDKI lainnya menyebut kebutuhan pasar daging domba diperkirakan mencapai 50.000–60.000 ekor dalam satu semester.
Besarnya permintaan tersebut menjadi peluang bagi peternak untuk memperluas budidaya dan meningkatkan kapasitas produksi. Penguatan usaha dari hulu hingga hilir diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pasar sekaligus mengurangi ketergantungan Kaltim terhadap pasokan dari luar daerah. (*)