KUTIM, NOMORSATUKALTIM – Pencarian terhadap Jainudin (59), nelayan asal Kota Bontang yang dilaporkan hilang saat melaut, berakhir duka.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Pantai Teluk Prancis, Kelurahan Singa Geweh, Kecamatan Sangatta Selatan, Kutai Timur (Kutim), pada Selasa, 18 Agustus 2026 siang.
Jainudin sebelumnya dilaporkan tenggelam di wilayah perairan Bontang pada Kamis, 13 Agustus 2026. Selama beberapa hari, pencarian dilakukan hingga akhirnya keberadaan korban diketahui di pesisir wilayah Kutim.
Jenazah pertama kali ditemukan sekitar pukul 12.30 WITA oleh Suryansyah (31) dan Yudi Kurniawan (29). Keduanya merupakan keponakan korban yang ikut melakukan penyisiran di kawasan Pantai Teluk Prancis.
BACA JUGA: Nelayan Dikabarkan Hilang saat Melaut di Perairan Tanjung Aru, Tim SAR Temukan Handphone Korban
Saat menyusuri garis pantai, keduanya melihat jasad berada di tepi perairan. Suryansyah kemudian menghubungi Basarnas Bontang untuk menyampaikan informasi mengenai temuan tersebut.
Tim Basarnas Bontang bersama personel TNI AL Pos Kenyamukan kemudian bergerak menuju lokasi. Evakuasi dilakukan terhadap jenazah sebelum dibawa dari kawasan pantai.
Personel Polsek Sangatta Selatan dan Satpolairud Polres Kutai Timur juga mendatangi lokasi setelah menerima laporan penemuan tersebut.
Namun, ketika tiba, proses evakuasi telah dilakukan oleh Basarnas Bontang bersama TNI AL.
BACA JUGA: Nelayan yang Hilang di Desa Jembayan Ditemukan Meninggal, Korban Diduga Terjatuh saat Vertigo Kambuh
Kapolres Kutim AKBP Aryansyah melalui Kasat Polairud Polres Kutim, Iptu Herianto mengatakan, pihaknya tetap melakukan pengecekan untuk memastikan informasi penemuan jenazah yang masuk ke kepolisian.
“Setelah menerima informasi, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Namun, saat petugas tiba, jenazah telah lebih dahulu dievakuasi oleh Basarnas Bontang bersama personel TNI AL Pos Kenyamukan,” ujar Herianto saat dikonfirmasi, Rabu (19/8/2016).
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, jenazah yang ditemukan diduga kuat merupakan Jainudin. Identitas tersebut mengarah kepada nelayan Bontang yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah mengalami kecelakaan di laut.
Setelah dievakuasi, jenazah selanjutnya dibawa menuju Kota Bontang. Proses penyerahan kepada keluarga dilakukan untuk kemudian ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
BACA JUGA: Pemancing di Balikpapan Diduga Terjatuh ke Laut saat Cuaca Buruk, Tim SAR Lakukan Pencarian