SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM – Seorang dokter yang bertugas di RSUD Inche Abdoel Moeis (IA Moeis) Samarinda dikenai sanksi internal setelah komentarnya di media sosial Threads yang berbunyi "bacot nih pasien" viral dan menuai kecaman publik.
Manajemen rumah sakit langsung mengambil langkah penanganan disiplin terhadap dokter tersebut, sementara Dinas Kesehatan Kota Samarinda juga meminta klarifikasi atas peristiwa itu.
Komentar yang menjadi sorotan publik itu diduga ditulis oleh akun Threads nandafadyla_ milik dr Renanda Maulidya Fadyla pada Jumat, 24 Juli 2026.
Unggahan tersebut muncul sebagai respons terhadap curahan hati seorang pasien yang mengaku harus menunggu sekitar 8 jam untuk memperoleh ruang perawatan di sebuah rumah sakit.
BACA JUGA: 4 Tahun 'Dokter On Call' Samarinda: Raih Apresiasi Nasional, Respons Layanan Darurat Lampaui Jakarta
Setelah tangkapan layar komentar itu beredar luas, berbagai reaksi bermunculan dari masyarakat yang menilai ucapan tersebut tidak mencerminkan etika seorang tenaga kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, dr Ismid Kusasih menyatakan, pihaknya segera meminta penjelasan kepada manajemen RSUD IA Moeis setelah menerima informasi mengenai dugaan komentar negatif yang ditulis oleh seorang dokter.
"Saya telah meneruskan hal ini ke Direktur untuk segera diklarifikasi," ujar Ismid, Rabu, 5 Agustus 2026.
Direktur RSUD IA Moeis Samarinda, dr Osa Rafshodia membenarkan, bahwa akun media sosial yang menjadi sorotan publik tersebut memang dimiliki oleh salah seorang dokter yang bekerja di rumah sakit yang dipimpinnya.
BACA JUGA: Akui Layanan Tak Humanis Tangani Pasien Lakalantas, 19 Nakes IA Moeis Disanksi
Ia memastikan manajemen bergerak cepat dengan memanggil dokter bersangkutan untuk menjalani proses pemeriksaan sesuai ketentuan disiplin pegawai.
"Salah satu dokter yang bekerja di rumah sakit ini kemarin sudah kami panggil. Kami sudah melaksanakan penanganan sesuai peraturan yang berlaku terkait kedisiplinan pegawai," kata Osa.
Ia menambahkan, dokter tersebut juga telah menyampaikan permintaan maaf secara resmi kepada pihak rumah sakit atas komentar yang memicu polemik di media sosial.
Sebagai tindak lanjut, manajemen RSUD IA Moeis memutuskan untuk mengistirahatkan sementara dokter tersebut dari aktivitas pelayanan kepada pasien.
BACA JUGA: RSUD AWS Pastikan Penanganan Pasien Bayi Luka di Tangan Sesuai Prosedur